Selasa, 2 Juni 2026

Berita Malang Raya

Apel Siaga Bencana Alam Hadapi Musim Penghujan di Kota Batu

Khusus Kota Batu yang merupakan daerah dataran tinggi, saat musim hujan sering terjadi bencana alam

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa BPBD Kota Batu
Longsor di salah satu wilayah Kota Batu saat musim penghujan beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, BATU - Bulan November ini diprediksi akan mulai memasuki musim penghujan.

Khusus Kota Batu yang merupakan daerah dataran tinggi, saat musim hujan sering terjadi bencana alam, mulai dari tanah longsor, banjir, angin kencang hingga pohon tumbang.

Bahkan dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, sepanjang tahun 2022 di Kota Batu terjadi sebanyak 203 kejadian bencana.

Terdiri dari 111 tanah longsor, 27 banjir, 23 cuaca ekstrem atau angin kencang, 16 pohon tumbang, 11 kebakaran bangunan, 5 bangunan roboh, 3 tanah ambles, 3 atap atau dinding roboh, 2 gerakan tanah, 1 kecelakaan dan 1 puting beliung.

Mayoritas bencana yang terjadi tahun lalu terjadi saat musim hujan, yakni bulan November.

Sebagai upaya persiapan jelang musim hujan, BPBD Kota Batu akan menggelar Apel Siaga Darurat Bencana menghadapi musim hujan, Selasa (7/11/2023) sore di Tempat Wisata Selecta Kota Batu.

“Apel ini nanti digelar untuk memujudkan kesiapsiagaan aparatur Pemerintah Kota Batu dalam hal ini dinas terkait, TNI, Polri, Dunia Usaha, Akademisi dan Masyarakat dalam mengantisipasi potensi ancaman bencana diusim penghujan,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Batu, Gatot Nugroho, Selasa (7/11/2023).

Diharapkan dengan adanya apel siaga bencana ini akan tercipta koordinasi dan kolaborasi yang baik dari semua unsur di Kota Batu.

“Jadi tidak berjalan sendiri-sendiri. Semua saling berkoordinasi. Selain apel siaga nanti semua unsur akan mendisplay peralatan-peralatan yang dimiliki. Sehingga diketahui kesiapan peralatan yang ada,” jelasnya.

Lebih lanjut Gatot mengimbau masyarakat agar semakin hati-hati dan waspada di manapun berada, khususnya ketika musim hujan karena bencana dan musibah dapat sewaktu-waktu terjadi.

“Kita tidak bisa membatasi kejadian bencana, karena bencana itu datangnya bisa dimana saja, kapan saja, tapi bagaimana kita Pentahelix bisa mengantispasi dan meminimalisir dampak dari bencana itu sendiri dengan meningkatkan kapasitas, baik manusia, ekonomi, lingkungan dan sarana prasana,” pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved