Minggu, 10 Mei 2026

Berita Viral

Sosok Lee Troutman, Influencer Kebugaran Divonis Kanker Stadium Akhir di Usia 20 Tahun, Ini Kabarnya

Influencer kebugaran bernama Lee Troutman divonis kanker stadium akhir saat berusia 20 tahun, begini kondisinya kini.

Tayang:
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Musahadah
Instagram/lee_troutman
Sosok Lee Troutman, influencer kebugaran yang divonis mengidap kanker stadium akhir, begini kondisinya kini. 

SURYA.CO.ID - Seorang influencer kebugaran bernama Lee Troutman tengah mendapat sorotan.

Sosok influencer kebugaran Lee Troutman disorot usai divonis kanker stadium akhir.

Adapun, Lee Troutman sang influencer kebugaran divonis mengidap kanker di usianya yang masih muda yakni 20 tahun.

Pada mulanya, ia merasakan gejala sakit namun tidak menganggapnya sebagai kondisi serius.

Dirinya pun tidak menduga tengah mengidap kanker yang telah masuk stadium akhir.

Lee Troutman menderita kanker limfoma non-Hodgkin.

Limfoma non-Hodgkin merupakan kanker yang berasal dari kelenjar dan saluran limfe, organ yang berfungsi sebagai bagian dari kekebalan tubuh.

Kanker limfoma non-Hodgkin paling sering berkembang di kelenjar getah bening.

Lee Troutman divonis mengidap kondisi tersebut pada 2022.

Lantas, siapakah sosok Lee Troutman dan bagaimana kisahnya berjuang melawan kanker di usia yang masih muda?

Sosok Lee Troutman

Lee Troutman dikenal sebagai seorang influencer kebugaran.

Ia merupakan warga Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.

Dirinya didiagnosis mengidap kanker limfoma non-Hodgkin stadium akhir pada 2022.

Sebelum diagnosis, dilansir Surya.co.id dari Kompas.com, Troutman yang saat itu berusia 20 tahun mengaku berolahraga selama 12 jam sehari.

"Pada saat diagnosis, saya bekerja 12 jam sehari, membuka gym pada jam 5 pagi dan melatih klien," ujarnya, seperti diberitakan The Daily Mail, Rabu (6/9/2023).

Troutman sempat merasakan kelelahan, keringat malam, dan sakit pada bagian hati.

Namun, dia menganggap gejala tersebut hanyalah efek dari terlalu banyak bekerja.

"Saya bahkan akan melakukan latihan pribadi setelahnya. Jadi saya berasumsi gejala tidak biasa yang saya alami hanyalah akibat terlalu banyak bekerja," sambungnya.

Baca juga: BIODATA Vidi Aldiano, Solois yang Umumkan Sedang Berjuang Lawan Kanker Selama 3 Tahun: Wish Me Luck!

Hingga pada Oktober 2021, dia memutuskan untuk memeriksakan diri dan didiagnosis mengidap mononukleosis, penyakit menular akibat infeksi virus Epstein-Barr (EBV).

Setelah beberapa kali tes, dokter menemukan hemofagositik limfohistiositosis (HLH), sebuah peradangan internal ganas yang mematikan organ tubuh. 

Idap Kanker limfoma non-Hodgkin

Beberapa bulan kemudian, pada 2022, dia menerima diagnosis ketiga berupa kanker limfoma non-Hodgkin.

Limfoma non-Hodgkin atau LNH adalah penyakit yang terjadi karena pertumbuhan dan perkembangan sel kanker dalam sistem limfatik, sistem sirkulasi untuk mengalirkan getah bening dalam tubuh.

Sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh, getah bening berfungsi untuk melawan infeksi akibat bakteri, virus, kuman, maupun parasit.

Menurut dokter, limfoma non-Hodgkin yang diidap Troutman telah menyebar ke empat lobus otak, batang otak, tulang belakang, hati, tulang rusuk, serta pinggul.

Kala itu, dia tak lagi dapat berjalan, berbicara, atau makan.

Troutman juga kehilangan separuh berat badan hanya dalam waktu dua bulan.

"Para dokter tidak mengira saya akan selamat," kata Troutman. 

Peluang 5 Persen untuk Bertahan Hidup

Dilansir dari laman Mirror, Selasa (5/9/2023), Lee Troutman dan sang ibu menemukan seorang dokter yang setuju untuk menangani penyakitnya.

"Dia memberi saya harapan dengan peluang 5 persen untuk bertahan hidup," ungkapnya.

Dokter menyebut, keinginan selamat dari limfoma membutuhkan pengobatan kanker yang agresif.

Baca juga: KONDISI TERBARU Nunung usai Operasi Pengangkatan Sel Kanker, Alami Ini Akibat Keteledoran

Namun, langkah ini perlu diawali dengan transplantasi sumsum tulang.

"Dan setelah itu, saya akan memiliki peluang 70 persen untuk lolos," kata dia.

Kendati demikian, Troutman baru menjalani transplantasi sumsum tulang saat paru-parunya telah rusak dua kali.

Sebelum merasakan prosedur operasi transplantasi, dia dipasangi ventilator dan selang sebagai jalur makanan.

Setelah ventilator dilepas, Troutman menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mendapatkan kembali berat badan dan massa ototnya.

Di sela-sela kegiatan tersebut, dia juga tetap rutin kemoterapi agar cukup kuat untuk melakukan prosedur operasi transplantasi sumsum tulang.

"Selama masa ini, saya belajar kembali bagaimana melakukan hampir semua hal, mulai dari berjalan hingga makan," katanya.

Dia pun memperkirakan, telah menjalani setidaknya transfusi 50 trombosit dan darah, serta lebih banyak prosedur kemoterapi untuk pengobatan kanker.

"Pada saat itu saya tidak ingat perawatannya, tapi melihat ke belakang, ini sangat melelahkan," aku Troutman.

Pada Mei 2022, Lee Troutman akhirnya menerima transplantasi sumsum tulang dari donor yang tidak disebutkan namanya.

Usai operasi, dia menghabiskan 200 hari dalam karantina dan mengonsumsi 63 obat setiap hari untuk memastikan transplantasinya berhasil.

"Saya kesepian, dan itu benar-benar membuat saya rindu berada di rumah sakit tempat saya bertemu dokter, perawat, dan terapis secara rutin," ujarnya. 

Kembali ke Pusat Kebugaran

Adapun saat ini, Lee Troutman tengah berada dalam masa remisi atau pengurangan gejala penyakit.

Sosoknya juga masih rutin menjalani tes dan perawatan lanjutan untuk memastikan kankernya tidak kembali.

"Rumah sakit menyelamatkan hidup saya, tapi saya harap saya tidak perlu kembali lagi," katanya.

Dia mengatakan, penting untuk mengikuti kata hati dan menjadi penasihat diri sendiri selama berada di masa-masa sulit.

Oleh karenanya, jika para dokter mengaku sudah menyerah, jangan langsung menyerah untuk mencari dokter baru yang mau menangani penyakit.

Hampir kembali seperti semula, Troutman pun masih bersemangat melakukan kegiatan yang menjadi kegemarannya, yakni pergi ke gym untuk melatih kebugaran.

"Saya akhirnya menantikan masa depan saya. Jika ada orang di luar sana yang mengalami hal serupa, tetaplah kuat, terus berjuang dan jangan menyerah," pesannya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved