Hari Santri 2023

Ada Gelaran Jalan Sehat Hari Santri 2023 di Surabaya, Ini Titik Jalan yang Ditutup

Kurang lebih sebanyak 1 juta masyarakat diprediksi akan mengikuti jalan sehat dalam momen peringatan Hari Santri 2023 di Surabaya

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
Istimewa
Rute penutupan jalan yang dirilis Satlantas Polrestabes Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kurang lebih sebanyak 1 juta masyarakat diprediksi akan mengikuti jalan sehat dalam momen peringatan Hari Santri 2023 di Surabaya pada Sabtu (21/10/2023) besok.

Gelaran ini akan mengambil start di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. Sekitaran jalan tersebut, nantinya akan ditutup.

Wakil Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKP Aristianto Budi Sutrisno menjelaskan ruas jalan yang ditutup di antaranya Embong Wungu, dua belokan Jalan Basuki Rahmat mengarah Gubernur Suryo, Jalan Taman Apsari, Jalan Kenari dan Jalan Simpang Dukuh. Penutupan berlangsung sejak pukul 05.00-10.00 WIB.

"Ada baiknya bagi warga yang akan melakukan perjalanan dari arah selatan ke utara atau sebaliknya, jangan melewati jalur tengah. Bisa melintasi Jalan Diponegoro atau Jalan Ngagel," ucap AKP Aristianto, Jumat (20/10/2023).

Rute jalan sehat ini dimulai dari Gedung Negara Grahadi. Kemudian, peserta akan berjalan menuju Jalan Panglima Sudirman menuju Bambu Runcing lalu ke Patung Kerapan Sapi, lalu utar balik melewati Jalan Basuki Rahmat. Kemudian, kembali ke titik finish Gedung Negara Grahadi.

Ada kabar beberapa tokoh ulama, kiai, dan pejabat akan ikut dalam gelaran tersebut. Di antaranya Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta jajaran pemerintah Provinsi Jatim dan Kota Surabaya.

Kemudian, sepanjang rute jalan sehat bakal penampilan hiburan. Misalnya, di pos 1 yaitu Bambu Runcing akan ada hiburan tari sufi. Kemudian di pos 2, di depan Tunjungan Plaza 6 akan ada hiburan Hadrah. Di pos 3 Jalan Basuki Rahmat, akan ada penampilan hiburan musik patroli.

Satu titik pos nantinya akan dijaga puluhan personel gabungan. Mulai dari Polisi, TNI dan Satpol PP.

AKP Aristianto menjelaskan, pasukan pengamanan akan siaga di lokasi sejak pukul 3 pagi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved