Apa Itu Dalil Naqli dan Dalil Aqli? Simak Pengertian dan Contohnya
Secara bahasa, Dalil artinya petunjuk pada sesuatu yang baik. Dalam Islam, dalil dibagi menjadi dua yakni Dalil Naqli dan Dalil Aqli.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Apa itu Dalil Naqli dan Dali Aqli? Sebagian umat muslim mungkin tidak asing karena keduanya sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dalam memahami perintah agama Islam.
Secara bahasa, Dalil artinya petunjuk pada sesuatu yang baik. Dalam Islam, dalil dibagi menjadi dua yakni Dalil Naqli dan Dalil Aqli.
Mengutip buku Pendidikan Agama Islam-Akidah Akhlak oleh Dr. H. Muhiyi Shubhie, MM. (2023), Dalil Naqli dan Dalil Aqli merupakan landasan pijakan untuk mengungkap dan membuktikan kebenaran-kebenaran, memantabkan keteguhan dalam berkeyakinan di ruang lingkup ilmu Tauhid dan Akidah, serta menetapkan hukum-hukum dalam ilmu fiqih dan tasir al-Qur'an.
Apa perbedaan Dalil Naqli dan Dalil Aqli?
Dalik Naqli adalah dalil-dalil yang bersumber langsung dari wahyu Allah SWT berupa al Qur'an dan hadist Nabi (as sunnah).
Sementara Dalil Naqli adalah dalil yang bersumber dari pemikiran akal sehat manusia.
Dijelaskan dalam buku Pendidikan Islam Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah Kajian Tradisi Islam Nusantara oleh Subaidi, hal ini didasarkan pada pendapat al-Asy'ari yang memposisikan Al-Qur'an dan al-Hadis pada posisi utama, sementara akal diletakkan pada posisi kedua.
Contoh Dalil Naqli
1. Perintah puasa
Dalil Naqli berasal dari Alquran, di antaranya
terdapat dalam surat al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan perintah puasa.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
2. Dalil Naqli berasal dari Hadist, Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan mengerjakan puasa.
"Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. (HR Ahmad)
Contoh Dalil Naqli
Para jumhur ulama juga berpendapat wajibnya ibadah puasa Ramadan ini merupakan sudah ma’lum min ad-din bi adh-dharurah yaitu secara pasti sudah diketahui wajibnya karena merupakan rukun Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Surat-Yasin-dan-Tahlil-Lengkap-Bahasa-Arab.jpg)