Berita Sidoarjo
Lihat Gudang Bulog di Sidoarjo, Komisi IV DPR RI Sebut Harga Beras Stabil
Rombongan Anggota Komisi IV DPR RI berkunjung ke Gudang Bulog Divre Jatim yang berada di Buduran Sidoarjo
SURYA.co.id | SIDOARJO - Rombongan Anggota Komisi IV DPR RI berkunjung ke Gudang Bulog Divre Jatim yang berada di Buduran Sidoarjo, Rabu (27/9/2023).
Dalam kunjungan kerja spesifik itu, mereka melihat langsung stok dan kondisi harga beras.
Para wakil rakyat tersebut ditemukan langsung Direktur Human Capital Bulog Purnomo Sinar Hadi dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.
Di sela kunjungan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini menyebut ada fenomena yang menarik di Sidoarjo, yakni harga beras medium yang harganya hanya Rp 10.900, padahal harga di pasaran sekira Rp 14.000.
“Artinya di Sidoarjo harga besar masih stabil. Ada beberapa hal menjadi faktor kondisi ini, termasuk cara kerja pemimpin daerah dan ketersediaan cadangan beras Bulog itu faktornya,” kata dia.
Menurut Anggia, untuk mengatasi kekurangan cadangan beras muncul beberapa kajian, salah satunya ialah dengan memberikan subsidi langsung kepada petani.
Saat ini subsidi untuk petani masih berbentuk subsidi pupuk, dan ditugaskan untuk membeli gabah dari para petani.
"Ada isu di awal 2024 pemerintah akan melakukan impor 1 juta ton beras. Nah bagaimana kalau anggaran untuk impor ini disalurkan untuk petani secara langsung. Ini yang masih menjadi PR di Komisi IV," ungkapnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyoroti beberapa korporasi yang mampu membeli gabah lebih tinggi dari harga yang ditetapkan Bulog.
Sementara dalam diskusi bersama ini, disebutnya ada kekhawatiran jika Bulog membeli gabah di atas harga bakal memicu inflasi.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Human Capital Bulog Purnomo Sinar Hadi menyebutkan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp 9.950 sehingga harga eceran tertinggi yang sampai di masyarakat Rp 10.900.
"Jadi fungsi Bulog untuk melakukan stabilisasi harga beras yaitu melalui SPHP," ucapnya.
Soal harga beras di pasaran masih tinggi, Hadi menjelaskan harga beras naik itu memang terjadi di pasaran secara komersial.
“Yang di Bulog kami tidak pernah menjual diatas HET. Untuk di Sidoarjo ini sangat stabil," ungkapnya.
Menurut Hadi, Bulog tidak dapat membeli beras di atas harga yang telah ditetapkan dari badan pangan nasional.
Untuk gabah kering panen (GKP) Rp 5.500, sedangkan untuk medium beras Rp 9.950.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-IV-DPR-RI-saat-berkunjung-ke-Gudang-Bulog-Divre-Jatim.jpg)