Berita Viral
Kisah Lengkap Reski Bocah SD Tak Punya Tangan dan Kaki Disuapi Teman, Ternyata Terjadi Setiap Hari
Inilah kisah lengkap Reski, bocah SD tak punya tangan dan kaki yang disuapi teman sekelas.
Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Inilah kisah lengkap Reski, bocah SD tak punya tangan dan kaki yang disuapi teman sekelas.
Kisah lengkap mengenai Reski diungkap pengunggah video, Siti Nuthaliza Ramadhani (22).
Liza-sapaan akrab Siti Nurhaliza Ramadhani menjelaskan, momen Marwah menyuapi Reski terjadi pada Senin (28/8/2023) pukul 09.00 WIB.
Tepatnya ketika jam istirahat.
"Anak tersebut merupakan siswa-siswi yang saya ajar saat melakukan PPL. Mereka berteman, namun juga keluarga jauh," PPG Prajabatan dari Universitas Negeri Makassar ini, dikutip dari Kompas.com.
Alasan Marwah suapi Reski
Liza berhasil merekam momen haru tersebut ketika dirinya duduk di gazebo.
Tak lama kemudian, Reski dan temannya keluar dari kelas karena sudah masuk jam istirahat.
Liza mengaku mendengar beberapa siswa menawari Reski makanan dan minuman.
Siswa lainnya juga terlihat pergi ke kantin untuk membelikan nasi kuning untuk Reski.
"Saya dengar teman-temannya menawari Reski makanan dan minuman, 'Reski mau beli apa?'" ujar Liza meniruakn perkataan teman Reski.
Setelah itu, Liza melihat Marwah datang menyuapi Reski. Hal ini dilakukan Marwah lantaran Reski bila makan seorang diri sedikit berantakan.
Marwah pun berinisiatif untuk membantu menyuapi Reski.
"Melihat kejadian tersebut saya terharu, langsung saja saya video, tapi sebenarnya divideo tersebut guru-guru lain juga mengabadikan momen itu," ungkap Liza.
Reski dan Marwah teman dekat
Liza menuturkan, Reski sudah kehilangan ibunya sekitar setahun yang lalu.
Sehari-hari, siswa tersebut berangkat ke sekolah menggunakan motor dengan diantar oleh kakaknya.
Menurut Liza, momen keakraban Marwah dan Liza terjadi setiap hari. Keduanya merupakan teman dekat.
Marwah tidak hanya menyuapi makanan ketika jam istirahat, namun juga memberikan minuman dan uang kepada Reski.
"(Marwah) ingin membantu Reski karena jika reski makan sendiri biasanya berantakan. Teman-teman Reski selalu memberitahu Reski kalo tidak usah malu-malu. Karena mereka semua sama," imbuh Liza.
Berasal dari keluarga kurang mampu
Saat ditanya soal kondisi ekonomi Marwah dan Reski, menurut Liza keduanya berasal dari keluarga kalangan ekonomi bawah.
Baik Marwah maupun Reski juga belum terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tetapi, mereka dapat bersekolah karena mendapat pendidikan gratis.
Selain itu, SD Inpres Saluttowa juga terbuka dengan anak berkebutuhan khusus.
"Pihak sekolah juga sangat-sangat memperhatikan perkembangan anak-anak. sebelumnya juga anak-anak sudah diedukasi terkait bullying," ujar Liza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kisah-Lengkap-Reski-Bocah-SD-Tak-Punya-Tangan-dan-Kaki-Disuapi-Teman-Ternyata-Terjadi-Setiap-Hari.jpg)