Persebaya Surabaya
ANALISIS PERSEBAYA - Persebaya Wajib Segera Cari Solusi Ketajaman Striker
Persebaya sedang berda di jalan mulus dalam kompetisi Liga 1. Pelatih sementara Uston Nanwawi memberi hasil tiga kemenangan beruntun
SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya sedang berda di jalan mulus dalam kompetisi Liga 1 musim ini. Pelatih sementara Uston Nanwawi mampu mengemban tugas dengan memberi hasil tiga kemenangan beruntun.
Pelatih asal Sukodono, Sidoarjo yang dipercaya melanjutkan kiprah Aji Santoso yang berpisah dengan Bajul Ijo akibat tidak menang di lima laga terakhir beruntun di Liga 1, untuk sementara jadi solusi jadi pelatih Persebaya.
Tiga kemenangan Persebaya di tangan Uston Nawawi, yakni menang atas Bhayangkara FC 3-2, menaklukan Persita Tangerang 1-0 dan menjegal juara bertahan PSM Makassar 1-0.
Keberhasilan Uston Nawawi mampu membuat Bonek dan Bonita, pendukung Persebaya tidak resah dan sementara waktu bisa senang dan bahagia. Tim kebangaan tidak lagi sulit raih kemenangan. Posisi klasemen Persebaya nangkring di peringkat ke-8 dengan 14 poin hingga Liga 1 penak kesembilan.
Tapi, skuad Persebaya wajib waspada dan jangan anggap enteng laga-laga kedepan. Jika lengah dan tidak selalu kerja keras, Rreva Adi Utama dkk bisa terpeleset digusur tim lain ke papan bawah.
Persija, Persis Solo, Dewa United, PSM Makassar, Persik Kediri dan Persib Bandung yang berada di bawah Persebaya dengan koleksi 11 poin, bisa saja menggeser Bajul Ijo.
Secara hasil memang Persebaya menang tiga kali beruntun, tapi secara permainan masih banyak yang harus diperbaiki. Uston Nawawi sebagai pelatih punya pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesikan.
Lini pertahanan ada progres perbaikan. Dua laga terakhir tanpa kebobolan jadi bukti, Dusan Stenovic dan Kadek Raditya sebagai bek tengah mulai solid dan kompak menahan gempuran pemain lawan. Kendati, harus lebih solid dan tampil taktis saat menghalau serangan.
Andre Kobra Oktaviansyah yang kini mejadi pilihan pertama Uston Nawawi sebagai gelandang bertahan, juga wajib bisa jaga konsistensinya. Baik saat bertahan atau ikut membantu serangan.
Pemain yang perah membela Timnas Indonesia muda itu, memang menjadi pembeda tim Persebaya di tiga laga terakhirnya. Ia mampu tampil menjadi penyeimbang permainan Bajul Ijo. kendati bertubuh mungil, ia tampil tak mengenal lelah. Punya tenaga kuda dan bermain taktis saat memotong serangan lawan dan agresif saat timnya menyerang.
PR terbesar Uston Nawawi untuk Persebaya, yakni secepatnya menemukan solusi ketajaman striker yang haus gol. Dari 11 gol yang mampu dihasilkan Persebaya, ternyata striker atau penyerang tengah Paulo Victor dan Wildan Ramdhani, kintribusinya masih minim. Keua pemian baru menyumbangkan, masing-masing satu gol.
Bruno Morera dan Sho Yamamoto menjadi pemain tertajam Persebaya. Bruno menyumbangk 4 gol, Sho menjeringkan 2 gol.
Saya meyakini, Uston Nawawi yang saat berjaya sebagai pemain Persebaya dan Timnas Indonesia sebagai gelandang serang dengan koleksi gol banyak, dia akan mampu mencari solusi supaya striker Bajul Ijo menemukan performa terbaik dan tajam di depan gawang lawan.
Paulo Victor harus terus dimaksimalkan. Kepercayaan dirinya harus ditumbuhkan terus supaya bisa segera menjadi mesin gol Bajul Ijo. Striker asal Brasil ini punya kualitas, mau menjemput bola turun ke bawah dan skill individunya cukup bagus. Tinggal masalah waktu bagi Victor untuk menjadi andalan pencetak gol ke gawang lawan.
Persebaya dengan pelatih sementara Uston Nawawi akan mendapat ujian sesungguhnya dan sulit, ketika menyambangi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (26/8) depan. bajul Ijo punya peluang untuk meraih poin. Asal mau kerja keras dan main total dengan kemampuan terbaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Striker-Persebaya-Paulo-Victor-saat-membela-Persebaya.jpg)