Lirik Sholawat
Sholawat Munjiyat Lengkap: Arab, Latin, Terjemahan
Bagaimana bacaan Sholawat Munjiyat yang benar dan cara mengamalkannya? Simak artikel ini lengkap.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Sholawat Munjiyat atau doa Munjiyat merupakan doa kepada Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW dan permohonan agar diberikan keselamatan.
Menurut laman resmi NU, Sholawat Munjiyat disusun oleh Syaikh as-Shalih Musa ad-Dharir.
Makna yang terkandung di dalam doa Sholawat Munjiyat adalah permohonan kepada Allah SWT agar memberika pertolongan dan diajauhkan dari bencana.
Keutamaan Sholawat Munjiyat ini, sesuai dengan sejarahnya.
Bagaimana bacaan Sholawat Munjiyat yang benar dan cara mengamalkannya? Simak artikel ini lengkap.
Sholawat Munjiyat
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ، صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ ، مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ
Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW yang melaluinya Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan membahayakan, dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan semua hajat kami dan membersihkan semua keburukan kami, mengangkat kami pada derajat tertinggi , menyampaikan kami pada puncak tujuan, dari semua kebaikan di waktu hidup dan sesudah mati."
Baca juga: Arti Sholawat Jibril Shallallahu ala Muhammad Lengkap Keutamaan
Sejarah dan Keutamaan Sholawat Munjiyat
Mengutip Buku Rahasia Sehat Berkah Sholawat, menurut riwayatkan Ibn al-Fakihani sebutan Sholawat Munjiyat tak terlepas dari sejarahnya.
Suatu ketika Syaikh Shalih Musa Adh-Dharir, seorang ulama sufi dari tariqat Asy-Syadzili sedang melakukan perjalanan laut dengan sebuah kapal yang cukup besar.
Namun, saat berada di tengah-tengah perjalanan, muncul badai sehingga kapal terombang-ambing.
Syeikh Musa, sebagai orang yang dianggap alim, diminta penumpang untuk berdoa. Namun beliau tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Suasana makin kalut, tiba-tiba Syeikh Musa mengalami kantuk tak tertahan. Saat itu ia tertidur dan mimpi bertemu Rasulullah SAW. Dalam mimpi itu Rasulullah menyuruhnya membaca Sholawat Munjiyat sebanyak 1000 kali.
Baru membaca Sholawat Munjiyat 300 kali, badai berangsur-angsur berhenti.
Fadhilah Sholawat Munjiyat dipercaya dapat menjadi amalan agar keluar dari kesulitan dan kesusahan.
Keutamaan Membaca Sholawat
Berikut keutamaan membaca Sholawat Nabi secara umum, berdasarkan hadist.
1. Diangkat derajatnya.
“Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula’.” (HR Ahmad).
2. Dikabulkan doanya.
Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).
3. Dijanjikan pahala berlipat.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).
4. Mendapatkan syafaat Nabi.
Dari Abdullah bin Umar, dia mendegar Rasulllah SAW bersabda, “Jika kalian mendengar azan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuah tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat.” (HR Muslim),
5. Dikumpulkan di Surga Bersama Nabi
Kelima, dikumpulkan di surga bersama Nabi. Rasulullah SAW bersabda, “Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/lirik-sholawat-munjiyat-lengkap-arab-latin-dan-terjemahan-indonesia.jpg)