Sabtu, 25 April 2026

Berita Situbondo

Sopir Keluhkan Mahalnya Tarif Penyeberangan Jangkar-Lembar, DPRD Situbondo Minta Dikaji Ulang

seharusnya saat launching jalur Jangkar-Lembar, Selasa (15/8/202) itu ada tarif promo karena masih masa uji coba.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Anggota Komisi 3 DPRD Situbondo, Janur Sasra Ananda. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Keluhan para sopir angkutan barang terkait mahalnya tarif penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo menuju Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat reaksi anggota DPRD Situbondo.

Salah satu anggota komisi III DPRD Situbondo, Janur Sasra Ananda memintah tarif penyeberangan Jangkar-Lembar dikaji dan dievaluasi ulang agar lebih ramah dibandingkan tarif di kabupaten tetangga. "Sebab jika selisihnya terlalu jauh, ini akan memberatkan supir kargo," kata Janur, Rabu (16/8/2023).

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, seharusnya saat launching jalur Jangkar-Lembar, Selasa (15/8/202) itu ada tarif promo karena masih masa uji coba.

Tujuannya, lanjut Janur, tidak lain untuk mengenalkan penyeberangan Jangkar Lembar kepada masyarakat. "Meski lokasinya tidak terlalu jauh dengan Banyuwangi, tetapi kenapa selisih tarifnya di Jangkar terlalu jauh," ujar Janur.

Padahal dengan adanya rute penyeberangan Jangkar-Lembar ini, lanjutnya, pihaknya berharap ada penghematan cukup besar terhadap supir atau truk kargo tersebut. "Maka saya harap dikaji ulang, supaya tidak memberatkan pengguna jasa atau menghemat biaya espedisi atau truk kargo itu," pintanya.

Jika tarif yang mahal diterapkan, sambung Janur, akan berdampak terhadap ekonomi, karena para pelaku angkutan barang akan memilih dan mencari tarif yang lebih murah.

"Jadi jangan sampai proyek yang nilainya cukup besar ini, menjadi tidak bermamfaat atau mangkrak. Apalagi sampai tidak ada dampak yang dirasakan oleh Kabupaten Situbondo yang menginginkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Situbondo dan sekitarnya," jelasnya.

Selain itu, Janur menerangkan, keberadaan penyeberangan baru ini nantinya akan berkesinambungan dengan adanya jalan tol. "Ini sudah masuk Perda Tata Ruang, karena sudah bagian proyek strategis nasional untuk Pelabuhan Jangka itu.r Jadi mohon dikaji ulang dua poin yang saya sampaikan itu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jalur trasportasi penyeberangan nasional Pelabuhan Jangkar menuju Pelabuhan Lembar mulai dioperasikan, Selasa (15/8/2023).

Pemberangkatan perdana penyeberangan Jangkar - Lembar inu dibuka langsung oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi, didampingi Direktur Penyeberangan Sungai, Danau dan Penyeberangan Laut Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, Bambang Siswoyo, serta Direktur Utama PT ASDP Indonesia Fery Perseroan, Ira Puspadewi. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved