Rabu, 29 April 2026

Berita Situbondo

Terjaring Razia Satpol PP Situbondo, Salah Satu PSK Memelas Harus Membiayai 3 Anaknya

Ia mengatakan sudah cukup lama berada di eks lokalisasi Bandengan ini. "Kalau tidak salah sekitar enam bulan," tukasnya.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Petugas Satpol PP Situbondo memergoki seorang PSK yang terjaring razia di eks lokalisasi Bandengan. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Anggota Satpol PP Pemkab Situbondo tidak pernah kendor melancarkan razia prostitusi, karena beberapa kali penyakit masyarakat tertua di dunia itu muncul meski pernah ditindak. Terbaru, petugas mengamankan tiga orang pekerja seks komersial (PSK) dari eks lokalisasi Bandengan dan Gunung Sampan serta warung remang.

Dalam penggerebekan, dua PSK diamankan dari Bandengan dan satu di warung remang jalan raya Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Sabtu (12/8/2023) malam. Bahkan petugas sempat menyisir jalan di dibelakang kantor Desa Kotakan.

Tetapi diduga kedatangan petugas Satpol PP sudah diketahui, sehingga para pekerja prostitusi yang biasanya nongkrong di depan wisma langsung menghilang. Sedangkan tiga PSK yang terjaring dibawa ke Kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan dan pendataan.

Salah seorang PSK yang terjaring mengaku baru datang dan belum menerima tamu. "Saya baru sampai dan selesai mandi pak," ujar wanita yang mengaku asal Malang inii.

Ia mengatakan sudah cukup lama berada di eks lokalisasi Bandengan ini. "Kalau tidak salah sekitar enam bulan," tukasnya.

Ia masih memelas, dengan berdalih terpaksa menerjuni pekerjaan itu karena membiayai kebutuhan ketiga anaknya. "Mau bagaimana lagi, anak saya ada tiga orang," keluhnya.

Sementara Kepala Satpol PP Pemkab Situbondo, Sopan Efendi mengatakan, pihaknya akan terus merazia tempat-tempat yang disinyalir digunakan untuk prostitusi. "Intinya kita akan terus merazia untuk mempersempit ruang praktek praktik itu di Situbondo," kata Sopan.

Selain itu, kata mantan Kepala Kesbangpol ini akan menindaklanjuti informasi atau pengaduan masyarakat terkait adanya prostitusi. "Setiap pengaduan masyarakat, pasti kita tindaklanjuti untuk memastikan informasi itu," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved