Senin, 13 April 2026

Berita Lamongan

363 Lulusan ITB AD Lamongan Diwisuda, Ini Harapan Ketua PW Muhammadiyah Jatim

Kegiatan wisuda 363 mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan (AD) Lamongan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hanif manshuri
Prosesi acara wisuda 363 mahasiswa ITB AD Lamongan di Gedung Sport Center Lamongan, Sabtu (12/8/2023) 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Sebanyak 363 mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan (AD) Lamongan akan meninggalkan kampus milik persyarikatan Muhammadiyah usai diwisuda di Gedung Sport Center Lamongan, Sabtu (12/8/2023).

Sebanyak 363 wisudawan yang baru saja diwisuda tersebut di antaranya 57 wisudawan program studi magister manajemen, 106 sarjana akutansi, 170 sarjana manajemen, dan Diploma Perpajakan sebanyak 30 mahasiswa.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Sukadiono yang hadir di acara mengungkapkan, ITB AD Lamongan diharapkan mampu beradaptasi dengan melakukan inovasi-inovasi baru, berkontribusi dalam kolaborasi pentahelix.

Ditambahkan, perjuangan itu tidak boleh berhenti, perjuangan itu butuh proses, perjuangan itu butuh waktu, perjuangan untuk butuh kerja keras, kalau Ingin menggapai perguruan tinggi yang berkualitas, berkemajuan, tentu butuh pengorbanan untuk perjuangan untuk kerja keras.

"Saya yakin di ITB Ahmad Dahlan akan bisa melakukan hal itu,” katanya.

Lebih lanjut, Sukadiono membagikan lima kunci sukses kepada wisudawan di antaranya, mendekatkan kepada Tuhan, taat kepada orang tua, kerja keras, kerja cerdas, dan mampu berkomunikasi

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang turut hadir menyampaikan, para wisudawan sebagai pemimpin masa depan, harus mumpuni secara pengetahuan, baik ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan menjaga nilai-nilai religiusitas yang unggul.

Di antaranya, meliputi keimanan, ketakwaan, dan akhlakul karimah, perlu adanya kecakapan dalam keterampilan atau memiliki soft skill yang baik yakni mempunyai karakter yang baik.
Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kita harus memahami apa yang disebut dengan digital mindset framework.

Para alumni ITB AD, saatnya siap terjun ke tengah-tengah masyarakat untuk menunjang berbagai bentuk akselerasi pencapaian visi Indonesia emas 2045 yaitu, visi berdaulat maju dan berkelanjutan yang didalamnya memuat empat pilar utama yakni, pembangunan manusia dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi, ekonomi berkelanjutan, pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintah.

Terlebih, menghadapi tantangan global yang menjadikan negara-negara cenderung menjadi inward looking (pengembangan industri dalam negeri, untuk menggantikan produk impor dengan lokal) dan proteksionis yakni kebijakan menerapkan politik dagang ketat yang mengarah kepada perlindungan ekonomi dalam negeri lewat pembatasan ekspor-impor, sehingga terjadi pergeseran tren dari globalisasi menjadi degloballisasi yaitu, berkurangnya saling ketergantungan antarnegara di seluruh dunia.

Untuk menjaga kebangkitan ekonomi di Lamongan, Yuhronur membeber langkah strategis Pemkab Lamongan diberbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga industri kreatif kepada wisudawan ITB AD Lamongan.

“Ke depan dan sebagai era baru perekonomian global menitikberatkan pada digitalisasi semua sektor fokus pada proses coding artificial intelijen dan memulai sistem big data sebagai dasar dalam pengambilan keputusan, " ungkapnya.

Oleh karena itu dalam menghadapi tantangan ekonomi global tidak ada pilihan lain kecuali meningkatkan sumber daya manusia dengan teknologi digital.

Yuhronur meyakini, ITB AD Lamongan mampu mencetak SDM unggul, berdaya saing, serta dalam memberikan perubahan yang bermanfaat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved