Berita Gresik

Jalin Sinergi, Bupati Gresik Gus Yani Datangi dan Rapat Bersama KEK JIIPE

Bupati Gresik Gus Yani melakukan kunjungan kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Intregrated Internasional Port and Estate (JIIPE)

Penulis: Willy Abraham | Editor: irwan sy
Pemkab Gresik
Rapat bersama Pemkab Gresik dengan pihak pengelola KEK JIIPE, Jumat (11/8/2023). 

SURYA.co.id | GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) bersama 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Intregrated Internasional Port and Estate (JIIPE), Kamis (10/8/2023).

Kehadiran rombongan pejabat Pemkab Gresik itu dalam rangka melakukan koordinasi sejumlah hal, mulai dari mekanisme perizinan, batasan kewenangan, hingga usulan pendirian kantor perwakilan pemerintah daerah di KEK.

Gus Yani berharap agar kedepan koordinasi antara pemerintah daerah dan administrator KEK serta pengelola kawasan bisa semakin intensif.

"Pemerintah daerah tidak hanya memiliki kewajiban menciptakan iklim investasi dan industri yang sehat melainkan juga ikut bertanggung jawab dalam menjaga suasana kondusif serta Kamtibmas masyarakat. Tentu hal ini menjadi aspek yang penting dalam keberlangsungan sebuah kawasan," kata Gus Yani.

Sejumlah persoalan disoroti oleh pemerintah daerah, di antaranya terdapat sejumlah tenant di dalam kawasan JIIPE yang kebingungan mengajukan permohonan perizinan kepada pemerintah daerah.

Oleh sebab itu, Gus Yani berharap melalui pertemuan ini para tenant di kawasan JIIPE bisa mendukung pemerintah daerah dalam menambah sumber pendapatan melalui sektor retribusi maupun pajak daerah.

Ada 11 tenant sudah mengantongi izin dan 7 tenant sedang diproses perizinannya.

"Kami optimistis bapak ibu para pelaku usaha pasti ingin menjadi perusahaan yang tertib dalam berbagai aspek termasuk perizinan," tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yani berharap pertemuan antara Pemkab Gresik dengan Administrator KEK digelar minimal enam bulan sekali.

Hal ini dalam rangka melakukan percepatan kemajuan KEK di Gresik.

Bahkan, pihaknya berharap agar JIIPE selaku pemilik kawasan menyediakan kantor bersama antara Pemerintah Daerah, Imigrasi, Bea Cukai dan Direktorat Pajak sehingga koordinasi maupun sinergi yang terjalin bisa semakin intensif dan bisa memangkas waktu dalam proses pengurusan izin.

"Penilaian kesuksesan KEK oleh pemerintah tidak hanya dilakukan kepada tim pelaksana KEK saja melainkan juga pemerintah daerah ikut dinilai. Kami ingin KEK di Gresik lebih sukses secara nasional. Semangat kita, pelaku usaha datang bawa berkas pulang bawa izin, " tegasnya.

Di tempat sama, perwakilan KEK, Budi Santoso, memandang pertemuan dengan pemerintah daerah merupakan sebuah hal yang penting dalam mendorong kemajuan KEK.

Pihaknya mengakui, meskipun terdapat sejumlah aturan yang tumpang tindih namun dia menyadari KEK Gresik tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa peran dari pemerintah daerah.

"Berbagai saran dan masukan yang disampaikan kepada pemerintah daerah akan kami laporkan kepada Sekjen KEK di Jakarta. Secara prinsip kita akan bersinergi dan saling memberikan dukungan," Tandas Budi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved