Persebaya Surabaya
Bejo Sugiantoro dan Mustaqim Hilang di Persebaya vs Bhayangkara FC, Ini Sosok Dampingi Uston Nawawi
Saat lawan Bhayangkara FC, ternyata Persebaya juga sudah ditinggal dua asisten pelatihnya, Bejo Sugiantoro dan Mustaqim
SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya ternyata tidak hanya 'kehilangan' Aji Santoso saat melawan Bhayangkara FC pada laga pekan ketujuh Liga 1, Selasa (8/8/2023).
Duel Persebaya vs Bhayangkara FC berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi itu, Bajul Ijo dikomando Uston Nawawi sebagai pelatih sementara. Ia menggantikan posisi Aji Santoso yang diistirahatkan usai Persebaya kalah 1-2 atas Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (4/8/2023).
Uston Nawawi diberi tugas mengisi posisi Aji Santoso di dua laga Liga 1. Selain saat melawan Bhayangkara FC, Ustan juga akan mendampingi tim ketika menjamu Persita Tangerang di Stadion GBT, Sabtu (12/8/2023).
Saat lawan Bhayangkara FC, ternyata Persebaya juga sudah ditinggal dua asisten pelatihnya, Bejo Sugiantoro dan Mustaqim. Legenda Persebaya itu sudah tidak masuk dalam daftar susunan pemain dan official Persebaya.
Uston Nawawi yang dipercaya sebagai pelatih sementara ditemani pelatih kiper Persebaya, Benyamin van Breukelen, Muhammad Alimudin (pelatih fisik).
Selain dua sosok itu, Uston Nawawi juga didampingi manajer tim Persebaya Yahya Alkatiri yang duduk bersebelahan di banch tim Bajul Ijo.
Sosok lain yang ikut terlihat mendampingiUston Nawawi di banch, yakni Ahmad Richoi (dokter tim), Dani Maulana (Phisioterapy), Sutrisno (Kit Man), Yok Sebastian (Messeur).
Kemenangan atas Byangakara FC ini jadi modal bagi Persebaya untuk menjamu Persita Tangerang.
Raihan tiga poin dipasikan akan membuat kepercayaan Reva Adi Utama dkk.
"Saya bersyukur, kami bisa mengamankan tiga poin setelah lima pertandingan puasa kemenangan.
Saya apresiasi kinerja pemain,” aku Uston Nawawi, usai laga.
Uston Nawawi yang sejak junior dibesarkan Persebaya memuji para pemain dengan mental bagus hingga akhirnya mampu mengakhiri catatan buruk tim.
"Saat meeting saya tekankan adalah kami itu bukan bisa menang tapi mau menang atau tidak," ucap Uston.
Setelah mampu menang atas Bhayangkara, diharapkan penampilan dan hasil yang diraih Persebaya mampu konsisten di laga-laga berikutnya, yakni jadi tim yang menangan.
Anwar, salah satu Bonek asal Surabaya Selatan berharap, kemenangan atas Bhayangkara FC bisa jadi awal kebangkitan Bajul Ijo.
"Alhamdulillah, akhirnya Persebaya bisa menang. Saya sudah menunggu Persebaya bisa menang dan ternyata bisa," tuturnya.
Ia menilai, materi pemain Persebaya cukup mentereng dan diyakini bisa bersaing dengan tim lain.
Kendalanya di mental tanding dan rasa percaya diri yang harus terus ditingkatkan.
"Ya, saya berharap dengan kemenanga ini, mental dan rasa percaya diri pemain (Persebaya) bisa meningkat," harap Anwar.

Komentar Reva Adi
Kapten Persebaya, Reva Adi Utama ungkap upayanya membangkitkan mental rekan tim sehingga bisa menang 2-1 dari Bhayangkara FC. Ia tidak kuasa menahan tangis di laga laga ini.
Persebaya sempat tertinggal lebih dulu atas Bhayangkara FC yang unggul melalui gol Sani Rizky ketika laga berlangsung 20 menit.
Tertinggal dari tuan rumah Bhayangkara FC tidak membuat mental tandaing Reva Adi Utama dkk runtuh, sebaliknya para pemain Persebaya terus berlari mengejar bola dan menutup pergerakan lawan serta kerja keras.
Usaha mereka ternyata membuahkan hasil. Persebaya mampu membalik skor jadi kemenangan 2-1, menyusul dua gol pemain asingnya lewat sontekan manis Bruno Moreira dan Sho Yamamoto.
Penyerang asal Brasil dan Jepang itu menjebol gawang Bhayangkara FC yang dikawal Awan Seto pada menit ke-26 dan 64.
Kemenangan sangat berarti bagi Persebaya yang tak bisa menang di lima laga beruntun Liga 1. Reva Adi yang memimpin rekan-rekannya bertarung di lapangan pun menyambutnya dengan emosional. Ia menangis.
Menyambangi kandang Bhayangkara FC, kondisi Persebaya sejatinya sedang tidak baik-baik saja.
Kemenangan atas Byangakara FC ini jadi modal bagi Persebaya untuk menjamu Persita Tangerang.
"Memang kami sempat tertinggal, tapi waktu itu saya bilang ke pemain kami harus tetap kerja keras, kerja keras saja jangan terpengaruh sama hasil, kita kerja karena waktu masih lama," ucap Reva Adi Utama usai laga.

Upaya itu membuahkan hasil, akhir babak pertama Persebaya bisa menyamakan kedudukan melalui gol Bruno. Kemudian berbalik unggul lewat gol Sho Yamamoto.
"Saya sebagai kapten sangat mengapresiasi perjuangan teman-teman saya yang mati-matian di laga ini," kata Reva.
Ia berharap kemenangan ini menjadi titik tolak kebangkitan Persebaya. Apalagi target manajemen di kompetisi kali ini bisa meraih juara.
Sebelum pertandingan ini, Persebaya memang sedang dalam situasi sulit akibat lima laga terakhir puasa kemenangan yang berujung diistirahatkannya pelatih kepala, Aji Santoso. Pada laga ini Persebaya dinahkodai pelatih karteker, Uston Nawawi
"Kami seluruh tim sangat bersyukur atas hasil laga ini. Ini modal yang baik buat kami, karena lima pertandingan kemarin kami kesulitan dan sekarang dapat hasil maksimal," ucap Reva.
"Semoga ini menjadi modal buat kami melangkah ke depan lebih baik bermain di home," pungkasnya.
Berkat tambahan tiga poin, Persebaya saat ini naik ke peringkat 14 dengan bekal 8 poin, jumlah poin sama dengan dua tim di atasnya, Persikabo dan Persik Kediri.
Tambah Daya Gedor, Diego Mauricio Striker Baru Persebaya Masih Dipoles |
![]() |
---|
Berita Persebaya Hari Ini: 2 Pilar Absen Lawan PSM Makassar Edu Perez Siapkan Skuad Beda |
![]() |
---|
Pelatih Persebaya Eduardo Perez Siapkan Skuad Berbeda untuk Hadapi PSM Makassar |
![]() |
---|
Daftar 7 Pemain Utama PSM Makassar Yang Absen Lawan Persebaya |
![]() |
---|
Dime Dimov Disorot, Pelatih Persebaya Surabaya : Padahal Dia Bermain Fantastis! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.