Senin, 25 Mei 2026

Inilah Doa Agar Diberikan Keturunan, Buya Yahya Sarankan Baca di Malam Hari

Berikut doa agar diberikan keturunan yang diajarkan Buya Yahya, lengkap tulisan Arab dan artinya.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Tribun Wow
Ilustrasi - doa minta keturunan 

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya."

3. Sayyidul Istighfar (istighfar paling utama)

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u bi dzanbi faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz dzubuuba illa anta

Artinya: "Ya Allah, Engkau Rabbku, tidak ada sembahan yang haq kecuali Engkau. Engkau menciptakanku dan aku hamba-Mu. Aku di atas perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang aku lakukan, aku mengakui untuk-Mu nikmat-nikmat-Mu atasku, dan aku mengakui untuk-Mu dosa-dosaku, maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau."

Adab Berdoa agar Segera Dikabulkan

Mengutip buku Quantum Doa, berikut beberapa adab berdoa yang telah dijelaskan Al Ghazali dalam kitabnya Ihya 'Ulumuddin:

1. Pada waktu yang baik dan mulia, seperti pada hari 'Arafah, bulan Ramadan, hari Jumat, sepertiga yang akhir dari malam (tsulutsu-l-akhir mina-l-lay)) dan pada waktu sahur.

2. Dalam keadaan yang mulia, seperti ketika bersujud dalam sembahyang, ketika berhadapan dengan musuh dalam pertempuran, ketika hujan turun, sebelum menunaikan sembahyang dan sesudahnya, ketika jiwa sedang tenang dan bersih dari segala gangguan setan dan ketika menghadap Kabah

3. Menghadap kiblat.

4. Merendahkan suara

5. Jangan bersajak, tetapi cukup dengan kata-kata biasa, sederhana, sopan dan tepat mengenai sesuatu

yang dihajati. Dengan kata lain, dalam berdoa dilakukan dengan irama-irama tertentu, sebagaimana yang pernah dilakukan oleh penggubah-penggubah doa dalam bahasa Arab. Dan sebaiknya memilih lafal-lafal doa yang datang dari Rasulullah Saw.

6. Bersikap khusyuk dan tadharru, 'yakni merasakan kebesaran dan kehebatan Allah dalam jiwa kita yang halus.

7. Mengokohkan kepercayaan bahwa doa itu akan diperkenankan Allah dan tidak merasa gelisah jika doa itu tidak diperkenankannya.

8. Mengulang-ulang doa tersebut dua tiga kali, khususnya tentang doa yang berkaitan dengan sesuatu yang sangat diutamakan atau diinginkan sekali.

9. Menyebut (memuji) Allah pada permulaannya.

10. Bertobat sebelum berdoa dan menghadapkan diri dengan sesungguhnya kepada Allah

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved