Berita Madiun
Kaki Bocah SD di Kabupaten Madiun Melepuh Seusai Terperosok Abu Panas
Seorang bocah kelas 6 SD asal Kabupaten Madiun terus mendapatkan perawatan di RSUD Dolopo lantaran mengalami luka bakar.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | MADIUN - Seorang bocah kelas 6 SD asal Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, NDA, terus mendapatkan perawatan di RSUD Dolopo lantaran mengalami luka bakar.
Kedua kaki anak berusia 12 tahun tersebut, melepuh seusai terperosok ke dalam abu panas, yang berada di jalan desa setempat, Sabtu siang (30/7/2023)
Tetangga korban, Soni Budianto, mengatakan waktu itu korban hendak pergi bermain ke tempat pemancingan, melewati jalan setapak.
Korban tidak tahu kalau ada abu yang berada di atas lahan kosong.
"Karena tidak tahu, akhirnya menginjak abu panas itu. Anaknya nangis kesakitan, sehingga masyarakat langsung melarikannya ke rumah sakit," ujarnya, Selasa (1/8/2023).
Di tempat yang sama Kepala Desa Sewulan Heru Susanto menambahkan, lokasi peristiwa itu merupakan jalan lingkungan, yang akan dibangun jembatan penghubung antar dusun.
"Kondisinya belum jadi, membuat warga sering memanfaatkannya untuk buang sampah. Apalagi musim kemarau sering bakar bakar. Anak itu mau bermain ke sungai, terpeleset dan melepuh. Akhirnya kami dari pemerintah desa terus membasahinya dengan air. Serta dikasih pembatas, agar masyarakat, khususnya anak anak, tidak boleh lewat di situ," tuntasnya.
Dokter Spesialis Bedah RSUD Dolopo, dr Imron Solikhin SpB, mengungkapkan saat ini kondisi pasien membaik.
Petugas kesehatan telah mengendalikan rasa nyeri pada kedua kaki korban.
"Bekas luka sudah kami bersihkan. Luka bakar yang kena mulai kaki kanan, kaki kiri, sampai lutut. Dengan tingkat 20 persen, jenis luka bakar sedang. Kami terus memonitor kondisinya, salah satunya mengganti perban," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/abu-panas-madiun.jpg)