Minggu, 3 Mei 2026

Berita Gresik

Gempur Rokok Ilegal, Bupati Gus Yani Gelar Sosialisasi di Perbatasan Gresik-Surabaya

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menggelar sosialisasi gerakan Gempur Rokok Ilegal di perbatasan Kabupaten Gresik dengan Kota Surabaya.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat menggelar sosialisasi gerakan Gempur Rokok Ilegal di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Gresik, Selasa (25/7/2023). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menggelar sosialisasi gerakan Gempur Rokok Ilegal di perbatasan Kabupaten Gresik dengan Kota Surabaya. Tepatnya di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti.

Gus Yani menegaskan bahwa rokok ilegal (tanpa pita cukai) sangat merugikan negara, karena tidak memberikan manfaat apapun baik secara pajak maupun kesehatan.

"Rokok ilegal tidak ada manfaatnya. Seluruh stakeholder harus mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal ini. Karena ilegal, artinya tidak membayar pajak dan ini tidak memberikan sumbangsih dalam berjalannya program-program pemerintah," terang Gus Yani, Selasa (25/7/2023).

Pada kesempatan yang sama, Gus Yani menjabarkan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, yakni pelebaran jalan.

Dikatakan Gus Yani, Pemkab Gresik memulai di tahun ini untuk melebarkan jalan. Hal ini sudah dilakukan dengan membuka komunikasi dengan berbagai pihak, untuk memperlancar program tersebut.

"Desa Laban adalah desa paling ujung yang berbatasan dengan Surabaya. Saya sudah mengajak Mas Eri (Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi) ngopi, intinya mengajak untuk berkolaborasi mengembangkan wilayah ini. Ruas jalan sepanjang 13 km dari Laban-Bringkang, akan kami lebarkan," ungkapnya.

Untuk kesuksesan program tersebut, Gus Yani berharap adanya dukungan dari masyarakat mulai dari tingkat RT RW, desa, hingga kecamatan.

Gus Yani yakin, dengan ruas jalan yang dilebarkan, ditambah dengan masuknya transportasi massal akan mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved