Jumat, 24 April 2026

Berita Malang Raya

Sekam Masih Membara, Pabrik Krupuk di Kota Malang Terbakar

Sebuah pabrik krupuk di Jalan Polowijen 2 RT 1 RW 3 Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang terbakar, Kamis (20/7/2023) pagi.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/kukuh kurniawan
Petugas UPT PMK Kota Malang saat melakukan proses pemadaman kebakaran pabrik krupuk yang terjadi di Jalan Polowijen 2 RT 1 RW 3 Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Sebuah pabrik krupuk milik Dede (64), yang terletak di Jalan Polowijen 2 RT 1 RW 3 Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang terbakar, Kamis (20/7/2023) pagi.

Seorang saksi mata, Furqon (51) mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

"Kejadiannya terjadi tidak lama setelah proses produksi krupuk selesai. Tumpukan sekam yang dipakai untuk bahan bakar penggorengan krupuk, dalam kondisi masih panas," ujarnya, Kamis (20/7/2023).

Tanpa diketahui para pekerja, ternyata bara api yang ada di tumpukan bawah sekam masih menyala.

Bara api itu merambat ke tumpukan sekam lainnya dan langsung terjadi kobaran api.

"Kobaran api membumbung tinggi, membakar bagian plafon dan genteng pabrik. Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya," jelasnya.

Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, empat unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang berikut 17 personil tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Senentara itu, Kepala UPT PMK Kota Malang, Agoes Soebekti mengungkapkan, tidak ada kendala dalam proses pemadaman kebakaran pabrik krupuk tersebut.

"Sekitar pukul 09.20 WIB, kebakaran dinyatakan telah padam sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa maupun luka, karena kondisi pabrik sudah kosong dari pekerja," terangnya.

Dari hasil asesmen di lokasi, luas area yang terdampak kebakaran sekitar 20 meter persegi.

"Kobaran api tidak sampai menyambar ke peralatan produksi krupuk, hanya membumbung ke atas membakar plafon dan genteng. Dan akibat peristiwa ini, pemilik pabrik mengalami kerugian materi sekitar Rp 5 juta," tandasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID GOOGLE NEWS LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved