Berita Viral
INGAT Bengkel Viral di Sentul yang Getok Harga Selangit? Dikabarkan Terbakar dan Ada Suara Ledakan
Masih ingat dengan bengkel viral di Sentul, yang getok harga selangit ke konsumennya? Begini nasibnya sekarang.
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Masih ingat dengan bengkel viral di Sentul, yang getok harga selangit ke konsumennya? Begini nasibnya sekarang.
Beberapa waktu lalu, publik dihebohkan dengan video seorang konsumen yang wadul lantaran kena getok hingga jutaan rupiah dari sebuah bengkel yang berada di Sentull.
Video tersebut kemudian viral hingga bengkel itu mendapat tindakan dari pihak kepolisian.
Belum lama ini, kabar terbaru mengenai bengkel tersebut pun diketahui publik.
Bengkel yang berada di Jalan Raya Sirkuit Sentul, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor itu dikabarkan hangus terbakar, Rabu (19/7/2023) malam.
Baca juga: NASIB Bengkel di Sentul usai Viral Disebut Getok Harga Rp 2,7 Juta, Polisi Kini Turun Tangan
Melansir Tribun Bogor, dalam peristiwa itu, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat mendengar suara ledakan.
"Saya lagi di dalem, terus ada suara ledakan gitu, pas saya keluar taunya di seberang (bengkel) kebakar," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Kamis (20/7/2023).
Sementara itu, penjaga kios tersebut, Fendi mengatakan saat kejadian bengkel tersebut dalam kondisi kosong.
Ia pun tak mengetahui pasti dari mana sumber api itu berasal.
"Saya yang jaga di sini, pas kejadian saya lagi di belakang, katanya kios kebakar pas saya liat bener udah berasap. Kalau penyebabnya saya juga kurang tau," katanya.
Adapun suara ledakan yang sempat didengar oleh warga, kata dia, berasa dari benda-benda yang ada di dalam bengkel tersebut.
"Kalau suara ledakan itu mah katanya di dalem ban yang pake velg ada anginnya kena oli-oli," terangnya.
Kasus Bengkel Sentul Sebelumnya
Dalam video yang beredar beberapa waktu lalu, seorang konsumen kaget saat diminta membayar Rp 2,7 juta untuk servis motor.
Karena memilih batal, pemilik motor lalu meminta agar motornya dipasang kembali setelah sebelumnya dibongkar.
Namun, pihak bengkel meminta biaya sebesar Rp 450 ribu.
Mengetahui hal tersebut, pemilik motor merasa keberatan.
Dirinya pun memilih pulang dengan membawa motornya yang sudah dibongkar menggunakan bak terbuka.
Tak ayal, curhatan warganet itu langsung ramai di jagad maya.
Usai viral, pemilik bengkel pun buka suara. Diketahui, bengkel tersebut bernama Hen's Motor.
Pemilik bengkel membantah bahwa pihaknya telah menggetok harga servis motor seperti dalam video yang tersebar.
Melansir TribunnewsBogor.com, bengkel motor yang viral tersebut terpantau berada di Jalan Raya Sirkuit Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Suasama sibuk masih terlihat di sana.
Bengkel terpantau ramai didatangi pelanggannya yang terus berdatangan silih berganti.
Saat ditemui TribunnewsBogor.com, mereka enggan memberikan keterangan terkait narasi viral di medsos terkait bengkel mereka dengan alasan bosnya sedang tidak ada di tempat.
Namun berdasarkan keterangan Kapolsek Babakan Madang AKP Susilo Tri Wibowo, kejadian viral tersebut diakui pihak bengkel dipicu kurangnya komunikasi.
"Dari hasil komunikasi yang kami lakukan dengan pihak bengkel, hal tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi saja sejak awal antara konsumen dan pihak bengkel mengenai pengerjaan bongkar pasang onderdil dari kendaraan yang sudah terlanjur dibongkar," terang AKP Susilo Tri Wibowo dalam keterangannya, Senin (1/5/2023).
Mengenai permasalahan yang viral ini, kata Kapolsek, pihaknya siap membantu melakukan penyelesaian.
Konsumen yang merasa keberatan dengan bengkel tersebut diminta untuk mendatangi Polsek Babakan Madang.
"Mengenai hal tersebut kami meminta kepada pihak konsumen yang masih tidak puas perihal kejadian tersebut bisa mendatangi Polsek Babakan Badang untuk sama-sama menyelesaikan masalah ini," ungkap AKP Susilo Tri Wibowo.
Baca juga: SOSOK Pria Viral Disebut Mirip Ferdy Sambo Sedang Jadi Tukang Las, Ini Klarifikasi Pemilik Bengkel
Kronologi Kejadian
Melansir Kompas.com, pemilik bengkel Hen's Motor membantah menggetok harga servis motor seperti dalam video yang beredar dan viral di media sosial.
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menjelaskan, dari pengakuan pemilik bengkel, pemilik motor telah sepakat untuk bongkar mesin.
Awalnya, pemilik sepeda motor datang dengan kondisi sepeda motor mogok.
Saat dicek oleh mekanik, ternyata motor tersebut overheat karena kehabisan oli.
Pihak bengkel memberitahu bahwa harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan akhirnya disepakati pengecekan sparepart mana saja yang rusak dan perlu diganti.
"Si konsumen mengatakan, 'Ya sudah dibongkar saja'. Si konsumen juga mungkin mikirnya cuman habis berapa," kata Iman saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/5/2023) malam.
Setelah mesin dibongkar dan diperbaiki, ternyata banyak sparepart yang harus diganti dengan total harga Rp 2.745.000.
Pemilik motor tak terima sehingga terjadi cekcok dengan montir di bengkel tersebut.
Pemilik motor tidak mau bayar dan menyuruh memasang kembali mesin motornya.
Montir mengaku untuk membongkar dan memasang kembali dikenai biaya Rp 400.000.
Namun, pemilik motor kembali keberatan dan tak terima atas biaya tersebut.
Tawar-menawar pun terjadi sehingga harganya diturunkan jadi Rp 200.000.
"Karena harganya menurut si konsumen ini mahal banget, akhirnya terjadilah cekcok dan kemudian si pemilik bengkel disuruh pasang yang sudah dibongkar," ujarnya.
Oleh bengkel, pekerjaan tersebut tidak dikerjakan karena ada ongkos bongkar.
Karena tidak ada kesepakatan, pemilik motor menyewa mobil pikap untuk mengangkut sepeda motornya.
Saat itulah, si pemilik motor membuat konten TikTok.
"Ngasih uang Rp 15.000 sambil dilempar oleh pemilik motor itu.
Akhirnya dia pesan GoBox dan itu juga dibantu oleh pihak bengkel. Barulah dibikin konten viral itu," kata Iman.
Iman belum bisa memastikan apakah pemilik bengkel itu berbuat curang alias getok harga.
Sebab, saat ini pihaknya masih menyelidiki dengan upaya menghubungi orang yang memviralkan kasus tersebut. Namun, belum direspons.
Kini, pihaknya sudah mengamankan barang bukti nota harga servis motor tersebut.
"Jadi kasus ini (diduga) soal ketidakcocokan harga, kemahalan dan enggak mau bayar, terus ditinggal.
Motornya itu kan diturunin atas permintaan si konsumen ini juga.
Dia datang ke bengkel untuk memperbaiki dan tidak bisa cuma dilihat, harus dibongkar dan itu juga si konsumen menyetujui.
Si konsumen enggak bayar (Rp 2,7 juta), dia cuma ngasih Rp 15.000," tambah dia.
Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video curhatan seorang warga yang mengaku kena getok harga sebuah bengkel di Sentul, Bogor.
Dalam video, warga tersebut mengaku kaget diminta membayar Rp 2,7 juta oleh pihak bengkel untuk servis motor milknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Bengkel-Sentul-terbakar.jpg)