Berita Magetan
Petani Magetan Nyaris Tewas Terbakar saat Mencoba Memadamkan Api di Lahan Tebu
Petani sekaligus pemilik lahan tebu di Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Mujiono (75), hampir saja mati terpanggang
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Eko Darmoko
SURYA.CO.ID, MAGETAN - Petani sekaligus pemilik lahan tebu di Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Mujiono (75), hampir saja mati terpanggang ketika hendak membakar daun tebu, Jumat (14/7/2023).
Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo, menerangkan, beruntung peristiwa tersebut tidak sampai menghilangkan nyawa Mujiono, karena segera diselamatkan oleh anak korban, Edy.
"Sebelum kejadian, Edy mengirim makanan ke bapaknya. Saat itu melihat sisa daun tebu kering terbakar dan merembet ke lahan sebelah. Agar tidak terus menjalar, korban berusaha memadamkannya," ujarnya.
Nahas, saat memadamkan api, angin berhembus kencang, sehingga korban pun ikut terkena kobaran si jago merah. Edy yang mengetahui itu langsung menolong ayahnya.
"Korban berhasil ditolong namun sudah dalam kondisi luka bakar serius, pada tangan dan kaki. Korban dirawat di rumah sakit Dr Sayidiman Magetan," jelasnya.
"Korban selamat, namun alami luka bakar serius hingga 36 persen. Kami menghimbau kepada para petani tebu, untuk selalu berhati hati saat membakar lahan tebunya usai panen. Jangan sendirian, harus ditemani lebih dari satu orang," tuntas AKP Budi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kabupaten-Magetan-Mujiono-yang-nyaris-tewas-terpanggang-kobaran-api-lahan-tebu.jpg)