Rabu, 3 Juni 2026

Tata Cara Wudhu Sesuai Urutan Lengkap Bacaan Doa

Wudhu adalah bersuci dari hadat kecil, umat Islam mengerjakannya sebelum mengerjakan sholat.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
CANVA
ilustrasi - urutan wudhu 

SURYA.CO.ID - Wudhu adalah bersuci dari hadat kecil, umat Islam mengerjakannya sebelum mengerjakan sholat.

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadits pentingnya wudhu sebelum sholat.

لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

Artinya, “Allah tidak menerima shalat salah seorang kamu bila berhadats sampai ia berwudhu,” (HR Bukhari dan Muslim)

Berikut ini tata cara wudhu sesuai dengan urutannya.

1. Membaca "BISMILLAAHIRRAIHMAANIRRAHIIM" sebelum memulai wudhu.

Sambil mencuci kedua belah tangan sampai pergelangan tangan dengan bersih.

2 . Selesai membersihkan tangan terus berkumur-kumur tiga kali. Dilakukan sambil membersihkan gigi.

3. Selesai berkumur terus mencuci lubang hidung tiga kali. Tujuannya untuk membersihkan lubanghidung dari kotoran.

4. Selesai mencuci lubang hidung terus mencuci muka tiga kali. Mulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu dan dari telinga kanan ke telinga kiri, sambil membaca niat wudhu.

Memasang niat wudhu dalam hati bersamaan dengan mengusap wajah.

نَوَيْتُ الوُضُوْءَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaytul wudhū’a lillāhi ta’ālā.

5. Setelah membasuh muka (mencuci muka), lalu mencuci kedua belah tangan hingga siku-siku tiga kali.
Pastikan tangan hingga siku basah oleh air.

6. Selesai mencuci kedua belah tangan, terus menyapu sebagian rambut kepala tiga kali.
Air disaputkan ke kepala sampai mebahasahi rambut.

7. Selesai menyapu sebagian rambut kepala, terus menyapu kedua belah telinga tiga kali.
Pastikan lakukan dengan benar.

8. Dan yang terakhir mencuci kedua belah kaki tiga kali, dari/sampai mata kaki.
Pastikan pula di langkah ini kedua belah kaki sampai mata kaki basah.

Doa Sesudah Wudhu

Selesai berwudhu disunatkan membaca doa sambil menengadah ke kiblat, dan mengangkat kedua belah tangannya.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Lafadz berdo'a wudhu sebagai berikut:

"ASYHADUALLAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHULAA SYARIIKA LAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN' ABDUHU WARASUULUHU . ALLAHUMMAJ'ALINI I MINAT -TAWWAABIINA , WAJ'ALNI MINAL MUTATHAHHIRIINA"

Artinya, "Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang menyekutukan bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hambaNya dan UtusanNya.

Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci"


Hal-hal yang Membatalkan Wudhu

1. Keluar sesuatu dari qubul dan dubur, misalnya buang air kecil maupun besar, atau keluar angin dan sebagainya.

2. Hilang akal sebab gila, pingsan, mabuk dan tidur nyenyak.

3. Tersentuh kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya dengan tidak memakai tutup, (muhrim artinya keluarga yang tidak boleh dinikah).

4. Tersentuh kemaluan (qubul atau dubur) dengan tapak tangan atau jari-jarinya yang tidak memakai tutup (walaupun kemaluannya sendiri).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved