Berita Entertainment
Alasan Novia Kolopaking Sempat Tolak Cinta Cak Nun, Kini Setia Temani Sang Suami yang Tengah Sakit
Rupanya, inilah alasan Novia Kolopaking sempat menolak cinta Emha Ainun Najib atau Cak Nun. Kini, ia setia menemani sang suami yang tengah sakit.
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Terkuak alasan Novia Kolopaking sempat menolak cinta budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun.
Kisah asmara Novia Kolopaking dan Cak Nun memang tengah mendapat sorotan.
Apalagi, Novia Kolopaking kini tampak setia mendampingi Cak Nun.
Diketahui, Cak Nun sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta.
Sebelumnya, ayah Noe Letto itu dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan otak, Kamis (6/7/2023) lalu.
Selama menjalani perawatan, Novia Kolopaking terlihat setia menemani sang pujaan hati.
Namun ternyata, tak mudah bagi Cak Nun untuk mendapatkan cinta istrinya dulu.
Pasalnya, Novia sempat menolak ajakan menikah dari Cak Nun.
Dilansir Surya.co.id dari TribunJateng.com, pertemuan Cak Nun dan Novia terjadi pada tahun 1995.
Kala itu Novia diminta membacakan salah satu puisi karya Cak Nun.
Ia kaget saat Cak Nun ingin berbicara langsung dengannya.
Novia mengaku tak tahu umur Cak Nun saat itu, alhasil ia memanggilnya dengan sebutan Mas.
Cak Nun tampaknya menggunakan momen itu sebagai ajang pendekatan alias PDKT.
Ia menanyakan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan puisi.
Cak Nun kemudian mengajak Novia buka puasa bersama.
Novia pun menerima ajakan tersebut meski sempat merasa risih.
Ia turut berpesan agar tidak lama-lama lantaran ia sedang menunggu pacar.
Cak Nun akhirnya mengungkapkan tujuannya yakni meminta Novia menjadi istrinya.

Kala itu, Cak Nun merupakan seorang duda.
Ia sempat menikah dengan Neneng Suryaningsih di tahun 1978.
Namun keduanya bercerai pada tahun 1985.
Sabrang Mowo Damar Panuluh atau lebih dikenal sebagai Noe Letto merupakan anak Cak Nun dari Neneng.
Novia yang kala itu sudah punya pacar menolak tawaran Cak Nun.
Namun ternyata keadaan berubah dua tahun kemudian.
Novia berhasil luluh dan akhirnya menikah dengan Cak Nun pada 1997.
Setelah resmi menikah, Novia berhenti dari dunia hiburan.
Ia menegaskan Cak Nun tak pernah melarangnya untuk terus berkarya, namun keinginan itu datang sendiri dari dirinya.
Termasuk soal keputusannya memakai hijab.
Dari Cak Nun, Novia dikaruniai 4 anak.
Mereka adalah Ainayya Al-Fatihah (meninggal di dalam kandungan), Aqiela Fadia Haya, Jembar Tahta Aunillah, dan Anayallah Rampak Mayesha.

Biodata Novia Kolopaking
Dilansir dari artikel Surya.co.id sebelumnya, pemilik nama lengkap Novia Sanganingrum Saptarea Kolopaking lahir di Bandung pada 9 November 1972.
Ia anak dari pasangan Suprapto Kolopaking dan Risnalty Adenan.
Ia masih memiliki hubungan kekerabatan dengan trah Kesultanan Mataram dari jalur Amangkurat I yang merupakan mertua dari Tumenggung Kalapaking I.
Ibunya merupakan cucu Syahriar Adenan yang moyangnya berasal dari Nagari Sumpu, Sumatra Barat.
Pada 6 April 2021, ayahnya meninggal di Jakarta.
Sejak masih kanak-kanak, artis yang akrab disapa Via telah dikenal melalui sejumlah majalah anak-anak dan penampilan di panggung, baik sebagai penyanyi atau pemain sandiwara.
Ia juga merilis album lewat Sanggar Cerita.
Namanya mulai dikenal sebagai penyanyi ketika ia menyanyikan lagu "Dengan Menyebut Nama Allah" karya Dwiki Dharmawan dan Ags. Arya Dipayana yang dirilis pada tahun 1992.
Sementara di dunia akting dia mulai populer saat berperan sebagai "Siti Nurbaya" dalam film televisi Sitti Nurbaya.
Lalu, ia juga bermain sebagai "Emak" dalam film serial televisi Keluarga Cemara.
Walaupun banyak yang tidak menyadari, ia juga pernah mengisi suara tokoh "Dewi Anjani" dalam sandiwara radio Saur Sepuh.
Setelah vakum bermain sinetron selama delapan tahun, ibu sambung vokalis Letto, Noe ini kembali main sinetron bertemakan religi, Rinduku Cintamu.
Baca juga: PERJALANAN CINTA Novia Kolopaking dan Cak Nun, Kesetiaannya Dampingi Suami Saat Sakit Disorot
Novia menikah pada tanggal 22 Maret 1997 dengan Emha Ainun Nadjib dan dikaruniai 4 orang anak.
Walaupun tidak banyak muncul dalam pentas nasional, ia kerap mendampingi perjalanan kelompok Kiai Kanjeng mengunjungi berbagai tempat di Indonesia dan juga dunia.
Single:
1992 "Dengan Menyebut Nama Allah" Bersama Dwiki Dharmawan
1996 "Bunga Mawar" Karya Emas A. Riyanto[a]
1997 "Aku Selalu Cinta" The Best Slow of Novia Kolopaking
2000 "Zikir"
2000 "Sendiri Menyulam Mimpi"
Album:
1983 Bapak Pembangunan
1984 Kembalilah Mama
1987 Salah Tingkah
1987 Sembah dan Puji Dia
1989 Jangan Malu-Malu
1992 Kembali
1994 Biar Kusimpan Rinduku
1995 Untukmu Segalanya
1997 Asmara
The Best Slow of Novia Kolopaking
1998 Cinta
2000 KepadaMu, Kekasihku
2004 Best of the Best
Album kolaborasi:
1992 Dengan Menyebut Nama Allah
1996 Karya Emas A. Riyanto
1997 Taubat
2000 Kabulkan Doaku
Misteri Nini Pelet
Film:
1988 Brahma Manggala
1990 Perempuan Kedua
2010 Minggu Pagi di Victoria Park
2021 Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah
Sinetron:
1989-1990 Jendela Rumah Kita
1990-1991 Siti Nurbaya
1996 Darah Biru
1996 1 Kakak 7 Ponakan
1996-2004 Keluarga Cemara
2000 Kabulkan Doaku
2008 Rinduku Cinta-Mu
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.