Minggu, 10 Mei 2026

Lirik Sholawat

Sholawat Ahlul Mahabbah Arab, Latin dan Terjemahan

Berikyt bacaan Sholawat Ahlul Mahabbah artinya Pembuka Kedekatan Kepada Cinta Allah.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
CANVA
Ilustrasi - Lirik Sholawat Ahlul Mahabbah 

SURYA.CO.ID - Sholawat Ahlul Mahabbah artinya Pembuka Kedekatan Kepada Cinta Allah.

Di dalam bacaan Sholawat Ahlul Mahabbah bermakna doa untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.

Mengutip laman Kesan.id, berikut Bacaan Sholawat Ahlul Mahabbah selengkapnya:

اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَعْدِلُ جَمِيعَ صَلَوَاتِ أَهْلِ مَحَبَّتِكَ . وَسَلَّمْ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ سَلَامًا يَعْدِلُ سَلَامَهُمْ

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin wa 'alā āli Sayyidina Muhammadin sholatan ta'dilu jami'a sholawati ahli mahabbatika wa sallim 'ala Sayyidina Muḥammadin wa 'alā āli Sayyidina Muhammadin salaman ya'dilu salāmahum.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya sebenar-benar shalawat yang menyamai seluruh shalawat ahli mahabbah kepada-Mu. Dan berikanlah salam kepada Nabi Muhammad serta keluarganya sebenar- benar salam yang menyamai seluruh salam ahli mahabbah kepada-Mu.

Keutamaan Membaca Sholawat

1. Diangkat derajatnya.

“Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula’.” (HR Ahmad).

2. Dikabulkan doanya.

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

3. Dijanjikan pahala berlipat.

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

4. Mendapatkan syafaat Nabi.

Dari Abdullah bin Umar, dia mendegar Rasulllah SAW bersabda, “Jika kalian mendengar azan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuah tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat.” (HR Muslim),

5. Dikumpulkan di Surga Bersama Nabi

Kelima, dikumpulkan di surga bersama Nabi. Rasulullah SAW bersabda, “Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved