Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Ponorogo

Pemkab Ponorogo Gandeng Perguruan Tinggi untuk Seleksi Perangkat Desa, Ini Tujuannya

165 orang mengikuti seleksi perangkat desa di Kabupaten Ponorogo. Mereka memperebutkan 41 lowongan yang tersebar pada 12 desa di 5 kecamatan.

Tayang:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
Istimewa
Ratusan peserta seleksi perangkat desa yang dikumpulkan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Sedikitnya 165 orang mengikuti seleksi perangkat desa di Kabupaten Ponorogo. Ratusan peserta memperebutkan 41 lowongan yang tersebar pada 12 desa di 5 kecamatan.

Kali ini cukup berbeda, lantaran seleksi perangkat desa saat ini menggandeng pihak ketiga. Pihak ketiga tersebut berasal dari perguruan tinggi (PT)

“Sudah tahapan penetapan calon. Dan ini mulai pelaksanaan ujian. Ada desa yang hari ini mulai melakukan ujian,” ujar Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Anik Purwanti, Selasa (11/7/2023).

Dia mengatakan, bahwa pihak ketiga yang dipilih adalah PT yang terakreditasi dan telah melakukan kerja sama dengan Pemkab Ponorogo.

“Jadi murni menggandeng PT. Kami, PMD hanya memantau,” kata Anik kepada SURYA.CO.ID.

Menurut mantan Sekretaris Camat Ponorogo kota ini, pihak ketiga yang digandeng berbeda-beda. Tergantung panitia kecil dari Pemdes masing-masing.

“Setelah tes begitu, langsung pengumuman. Karena ujiannya menggunakan CAT (Computer Assisted Test). Sehingga hasilnya langsung ketahuan,” jelasnya,

Anik menjelaskan, bahwa 165 peserta seleksi akan memperebutkan 41 lowongan pada 12 desa di 5 ecamatan. Puluhan lowongan itu berbagai macam jabatan.

“Ada Kamituwo (kepala dusun), juga ada kasie maupun Kaur di masing-masing Pemdes,” tambah Anik ketika ditemui di kantornya.

Rincian desa yang menggelar seleksi perangkat desa adalah Desa Wayang, Bedrug dan Tegalrejo di Kecamatan Pulung. Selanjutnya Desa Manuk dan Beton di Kecamatan Siman.

Lalu Desa Karangmojo, Muneng dan Bajang di Kecamatan Balong. Kemudian Desa Pengkol Kecamatan Kauman. Terakhir adalah Desa Sragi, Serangan, Gelang Lor di Kecamatan Sukorejo.

“Nanti habis CAT kemudian wawancara. Meliputi pengabdian dan terampil komputer. Semua kami serahkan pihak ketiga dan Pemdes. Kami hanya memfasilitasi saja,” pungkas Anik.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved