Selasa, 19 Mei 2026

Berita Surabaya

Mobil Pickup Juragan Panel Listrik di Surabaya Digondol Maling, Tetangga Sempat Dengar Suara Ini

Sebelum mendapati mobilnya raib, para karyawan yang tiba di bengkel lebih dahulu, mendapati sejumlah keanehan.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa
Mobil Pick Up Grand Max bernopol L-9005-CC yang hilang dicuri di Jalan Tubanan Indah No 52, RT 05 RW 09, Tandes, Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Mobil Pick Up Grand Max bernopol L-9005-CC milik juragan bengkel panel listrik di Jalan Tubanan Indah No 52, RT 05 RW 09, Tandes, Surabaya dicuri sekitar 01.00 WIB, Kamis (6/7/2023) dini hari.

Pemilik mobil, Wiyono (47) mengatakan, dirinya baru mengetahui mobil operasional bengkelnya hilang, setelah mendapatkan laporan dari karyawannya, sekitar pukul 08.00 WIB pada hari itu.

Mobilnya yang bercat bodi warna putih itu, tidak lagi terparkir di area dalam bengkel panel listrik seluas 5 m x 5 m di tengah perkampungan tersebut.

Sebelum mendapati mobilnya raib, para karyawan yang tiba di bengkel lebih dahulu, mendapati sejumlah keanehan.

Yakni, kondisi pintu pagar utama bengkel berbahan besi seng tertutup rapat.

Namun, dua gembok silver yang biasa menjadi penguncinya, amblas bak ditelan bumi.

"Kejadiannya sekitar jam 01.00 WIB, Kamis. Saya baru tahu sekitar jam 08.00. Mobilnya di bengkel, anak anak, mau masuk bengkel ternyata gemboknya gak ada. Atau sudah hilang. Tapi pintu pagarnya menutup," ujarnya saat ditemui di bengkelnya, Sabtu (8/7/2023).

Wiyono yang mendapati laporan itu, langsung bergegas dari kediamannya di kawasan Asemjajar, Bubutan, Surabaya, menuju ke Tandes, Surabaya, untuk memastikan langsung dengan kepala dan mata sendiri.

Setelah bertanya ke tetangga samping kiri, depan, dan belakang, Wiyono akhirnya mengerti, mobilnya itu digondol komplotan maling.

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya. Aksi pencurian mobil tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Pasalnya, sejumlah tetangga sempat mendengar suara deru knalpot brong mobil Wiyono menyala pada tengah malam itu.

Namun sayang. Para tetangga yang sempat mendapati hal tersebut, malah mengira mobil tersebut menyala karena sedang dikendarai Wiyono yang mungkin sedang bepergian untuk lembur atau urusan lain.

"Ada tetangga yang lihat, pelaku 2 orang naik motor. Orangnya saya tanyai, ternyata dikira saya sendiri yang mengeluarkan mobil. Kan mobil pakai knalpot brong kedengaran keras," terangnya.

Masih mendasarkan informasi yang dihimpunnya dari para tetangga. Pelaku pencurian mobilnya itu, berjumlah sekitar dua orang.

Postur tubuh kedua pelaku terbilang tinggi dan besar. Kemudian memakai topi, dan mengendarai motor matik Honda Vario.

"Ada tetangga yang melihat mereka berkeliaran jam 9 malam di depan bengkel saya. Gayanya kayak telponan. Tapi enggak tahu, ternyata mereka malingnya," ungkapnya.

Akibat pencurian mobil tersebut, Wiyono mengalami kerugian hingga sekitar Rp80 juta. Mobil tersebut merupakan mobil operasional bengkel panel listrik.

Insiden kriminalitas yang menimpanya itu telah dilaporkan ke markas kepolisian setempat. Dan anggota kepolisian berjumlah tiga orang sudah melakukan olah TKP di bengkelnya.

Ia berharap para pelaku lekas ditangkap dan terlebih mobilnya dapat segera kembali.

Rencananya, Wiyono akan memasang kamera CCTV di area bengkelnya, guna mengantisipasi adanya kejadian kriminalitas.

"Saya baru 2 tahun menyewa di tempat ini, ya baru kali ini, terjadi pencurian. Saya sudah lapor ke Polsek Tandes, sudah ada olah TKP ke sini," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua RT 15, Bani mengatakan, pihak korban tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihaknya selaku pengurus RT atau ke pihak pengurus RW lainnya.

Namun, kejadian kriminalitas semacam itu, diakui oleh Bani, merupakan kejadian pertama kali yang menimpa warganya, setelah puluhan tahun dirinya tinggal sebagai warga asli di permukiman tersebut.

"Mungkin korban hanya lapor ke polisi, tidak lapor ke kami. Dan ini merupakan kejadian pertama di permukiman ini. Padahal dulu tidak pernah sama sekali," ujar Bani saat ditemui di kediamannya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved