Rabu, 27 Mei 2026

Lirik Sholawat

Bacaan Sholawat Dzulhijjah Arab dan Terjemahan

Bacaan Sholawat ini mengutip amalan Pondok Pesantren Nurul Faizah, Surabaya yang diasuh oleh Hj Mihmidati Ya'coub.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
Ilustrasi - Lirik Sholawat Dzulhijjah 

SURYA.CO.ID - Berikut bacaan Sholawat Dzulhijjah yang bisa diamalkan selama Bulan Dzulhijjah.

Membaca Sholawat adalah ibadah, seperti perintah Allah SWT yang tertuang dalam FirmanNya Surat Al Ahzab ayat 56.

Membaca Sholawat dapat dilakukan kapan saja.

Namun khusus di Bulan Dzulhijjah, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amalan sholawat sebab bulan ini merupakan salah satu bulan mulia dalam Islam

Sholawat Dzulhijah

Bacaan Sholawat ini mengutip amalan Pondok Pesantren Nurul Faizah, Surabaya yang diasuh oleh Hj Mihmidati Ya'coub.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مَا اتَّصَلَتِ العُيُونُ بِالنَّظَرِ وَتَزْ خَرَفَتِ الأَرْضُونَ بِالْمَطَر وَحَجَّ حَاجٌّض وَاعْتَمَر . وَلَبَّى وَحَلَقَ وَنَحَرَ وَطَافَ بِالبَيْتِ العَتِيقِ وَقَبَّلَ الْحَجَرِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW selagi mata masih bisa memandang, selagi bumi kembali hijau setelah turun hujan, dan orang-orang masih melakukan haji dan umrah, membaca talbiyah, mencukur rambut mereka, melakukan thawaf di Baitullah serta mencium Hajar Aswad dan kepada segenap keluarga dan sahabatnya."

Keutamaan Sholawat

Beberapa dalil keutamaan membaca Sholawat Nabi, menurut hadist:

Pertama, dikabulkan doanya. Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki." (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

Kedua, dijanjikan pahala berlipat. Rasuullah SAW bersabda: "Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

Ketiga, diangkat derajatnya. “Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula'." (HR Ahmad).

Keempat, dikumpulkan di surga bersama Nabi. Rasulullah SAW bersabda: "Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku." (HR Tirmidzi).

Kelima, mendapatkan syafaat Nabi. Dari Abdullah bin Umar, dia mendegar Rasulllah SAW bersabda: "Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuat tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat." (HR Muslim).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved