Ibadah Haji 2023

Tiba di Arab Saudi, Tim Pengawasan Haji DPR RI Jadwalkan Cek Kesiapan Layanan

Rombongan tim pengawasan Haji DPR RI sudah tiba di Arab Saudi melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah

surya.co.id/galih lintartika
Kedatangan tim pengawasan haji DPR RI di Madinah. 

SURYA.CO.ID, MADINAH - Rombongan tim pengawasan Haji DPR RI sudah tiba di Arab Saudi melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Selasa (20/6/2023) sore.

Setelah tiba di Jeddah, tim langsung bergerak menuju Madinah menggunakan kereta cepat. Rombongan tiba di Madinah pukul 23.00 waktu setempat.

Kedatangan Tim Pengawas ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan layanan jemaah haji Indonesia menjelang puncak haji yang tinggal beberapa hari lagi.

"Besok kita akan melakukan peninjauan. Kita ingin mengecek sejauh mana ketersediaan maktab juga sejauh mana ketersediaan katering," kata anggota Tim Pengawasan Haji DPR Maman Imanul Haq, Selasa (19/6/2023) dinihari.

Maman mengaku, beberapa berita yang sampai ke dirinya ada maktab yang tidak sesuai dan makanan yang terlalu sedikit.

“Kita ingin mengecek sejauh mana ketersediaan maktab juga sejauh mana ketersediaan katering yang diterima jemaah. Kita klarifikasi apa persoalannya," sambungnya.

Selain itu, kata Maman, pihaknya juga akan melihat pelayanan ke jemaah lanjut usia (lansia) karena hari ini tagline Kementerian Agama (Kemenag) adalah haji ramah lansia.

"Ya tentu soal maktab jadi poin pertama, katering, kesehatan termasuk juga kita ingin melihat sejauhmana pelayanan kepada lansia. Kita akan lihat apakah betul-betul lansia dilayani dengan baik atau masih ada kekurangan yang harus kita perbaiki," ucapnya.

Maman menambahkan, hasil peninjauan ini selanjutnya akan dirapatkan dengan Kementerian Agama. "Dari sana kita akan rapat dengan Kementerian Agama yang ada di Madinah sehingga semua masukan dari jemaah di Madinah ini menjadi masukan untuk perbaikan," ujarnya.

Mufti Anam mengatakan, pihaknya akan mengecek soal permasalahan arbain kepada jemaah haji. "Banyak jemaah yang tidak dapat arbain, itu yang akan kita tanyakan. Kan harusnya delapan hari tapi ada beberapa kloter yang tidak sampai delapan hari di sini," ujarnya.

Selain arbain, kata Mufti, Tim Pengawas juga akan melihat sejauhmana pelayanan katering kepada jemaah. Menurut dia, beberapa menu sudah disepakati dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan ini mengaku, pihaknya juga akan mengecek pelayanan kesehatan yang diberikan kepada jemaah haji.

"Ini semua kita cek dulu karena informasi dari masyarakat belum tentu benar, kasihan teman-teman di sini yang sudah bekerja keras," ujar anggota Fraksi PDIP ini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved