Kamis, 9 April 2026

PILEG 2024

Caleg PDIP Gratis, Terus Siapa yang Danai Kampanye? Ini Jawaban Budi Sulistiyo

Budi Sulistyo menyebut, pemilu memang membutuhkan biaya besar. Namun PDIP sudah memiliki cara menyiapkannya

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Suyanto
surya/imam nawawi
Plh Ketua DPD PDIP Jatim, Budi Sulistiyono. 

SURYA.co.id I SURABAYA - Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Budi Sulistiyono alias Kanang menegaskan, partai tak memungut ongkos, mahar atau apapun namanya kepada para caleg.

Lalu dari mana PDIP akan memenuhi kebutuhan dana pemilu. Bukankah itu membutuhkan duit besar. Mulai untuk logistik kampanye hingga pembiayaan saksi di hari H pencoblosan?

Budi Sulistyo menyebut, pemilu memang membutuhkan biaya besar. Namun PDIP sudah memiliki cara menyiapkannya, sesuai dengan pengalaman dari pemilu ke pemilu yang dijalaninya.

"Untuk logistik, kita sudah persiapkan, kita sudah nabung sejak lama," kata Kanang saat dikonfirmasi dari Surabaya, Senin (5/6/2023).

Baca juga: Maju Pileg DPR RI, Mantan Bupati Ngawi Budi Sulistiyono Optimis Tambah Kursi PDIP di Dapil Jatim 7

Tabungan itu berasal dari anggota fraksi PDI Perjuangan di masing-masing tingkatan.
Untuk tingkatan Dewan Pimpinan Daerah atau DPD (provinisi), tabungan itu diambilkan dari Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim.

Kata Kanang tabungan itu dilakukan rutin agar kebutuhan logistik setiap kali Pemilu tidak berat. Juga agar agar tidak memberatkan para caleg saat bertarung.

Mekanisme semacam itu sudah dilakukan sejak lama. Setiap caleg lolos menjadi anggota DPRD, partai mewajibkan mereka menabung di fraksi.

Baca juga: Survei LSI Denny JA: Simulai Prabowo vs Ganjar, Pemenangnya Prabowo, Lihat Basis Pemilihnya

"Kita sudah menabung sejak lama. Jadi anggota dewan itu nabung, salah satunya untuk pembiyaan saksi. Jadi untuk saksi Insyaallah aman," terangnya.

Lantaran logistik semacam itu sudah dipenuhi partai, maka praktis caleg hanya dibebani untuk kebutuhan logistik gerakan pribadinya bertemu pendukung atau konstituen nanti.
Kegiatan bertemu dengan konstituen masing-masing itu juga memerlukan biaya. Misalnya untuk konsumsi dan sebagainya.

"Itu kan tidak gratis, syukur-syukur gratis Alhamdulillah. Urusan konstituen itu urusan masing-masing. Tapi dalam hal tertentu, seperti saksi, pelatihan dan sebagainya itu ditanggung partai," tukasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved