Senin, 1 Juni 2026

Berita Surabaya

Singa Seruni Lahirkan Dua Bayi, Koleksi Satwa Kebun Binatang Surabaya Bertambah

Kebun Binatang Surabaya (KBS) kini memiliki koleksi satwa baru, setelah dua ekor singa hasil perkembangbiakan (breeding) lahir belum lama ini.

Tayang:
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Penjaga satwa sedang menjemur Bima dan Dona, dua ekor bayi singa koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS), Selasa (30/5/2023). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) kini memiliki koleksi satwa baru, setelah dua ekor singa hasil perkembangbiakan (breeding) lahir belum lama ini.

Dua ekor anakan singa tersebut berjenis kelamin perempuan dan laki-laki.

"Setelah lahir sekitar pertengahan April lalu, Bapak Direktur Utama (Khoirul Anwar) memberikan nama Bima untuk singa yang jantan dan Dona untuk yang betina," kata Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, saat ditemui SURYA.CO.ID di KBS, Selasa (30/5/2023).

Program breeding tersebut, merupakan buah kerja sama antara KBS dengan Jatim Park, perusahaan wisata yang berada di Kota Batu.

Pada 2021 lalu, KBS meminjam sepasang singa dewasa dari Jatim Park untuk program breeding tersebut.

"Pengembangbiakan ini merupakan buah program kerja sama dengan Jatim Park. Sebelumnya, kami meminjam indukan (singa betina) bernama Seruni dan (singa) pejantan Upin di akhir 2021," ujarnya.

Dijelaskan oleh Nurika, pihaknya telah sejak lama melakukan berbagai upaya dalam mengembangbiakkan singa. Namun, hal itu tidaklah mudah.

Sebelum adanya program peminjaman satwa tersebut, jumlah singa di KBS baru berjumlah satu ekor dengan jenis kelamin betina. Bernama Andini, singa betina tersebut lahir pada 2005 lalu.

Itulah terakhir kali singa lahir di KBS. Setelah 18 tahun, KBS akhirnya baru bisa kembali mengembangbiakkan kembali jenis satwa ini.

"Sebenarnya, kami sudah merindukan sekali satwa singa. Raja hutan dari Afrika," Nurika menuturkan.

Andini yang telah berusia 18 tahun juga tak memungkinkan untuk melakukan reproduksi

"Akhirnya, melalui program peminjaman satwa ini, kami bisa kembali memiliki satwa singa kembali," papar Nurika.

Dengan bertambahnya dua anggota baru, saat ini ada 5 ekor satwa singa yang menjadi koleksi KBS. Tak berhenti di sini, ke depannya KBS akan memperpanjang kerja sama program breeding tersebut.

"Harapan kami, kami ingin sekali lagi ada singa lahir lagi sebelum nantinya indukan ini dikembalikan. Sehingga, nanti akan kami review di akhir masa kerja sama, sebab perjanjian ini ada batas waktunya," ungkap Nurika.

Setelah berumur sekitar 1,5 bulan, kini bayi singa tersebut mulai dikenalkan kepada pengunjung sekalipun dengan waktu terbatas. Setiap dua hari sekali, anakan singa akan dijemur oleh perawat satwa di pagi hari selama 1 jam sebagai bagian dari perawatan.

Tak mengherankan, penampakan bayi singa ini menarik antusias pengunjung sekalipun tak bisa berinteraksi secara langsung.

"Kami saat ini masih sangat berhati-hati dalam melakukan perawatan," jelas Nurika.

Saat ini, bayi singa tersebut baru mendapat asupan konsumsi susu murni dari induknya.

"Perawatan paling baik adalah di bawah perawatan induknya. Tim medis dan perawat satwa sampai dengan hari ini hanya menjaga untuk memastikan bayi singa dalam kondisi dan sehat. Sesekali, mengambil untuk dijemur setiap pagi selama 1 jam," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved