Berita Sidoarjo

Banyak Jalan Rusak di Sidoarjo Jadi Viral di Media Sosial, Pemkab Langsung Kirim Tim ke Lokasi

Sejumlah ruas jalan rusak di Sidoarjo banyak beredar di media sosial, bahkan beberapa sampai menjadi viral. Begini respons Pemkab Sidoarjo

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Petugas saat melakukan perbaikan jalan rusak di Wedoro-Kepuhkiriman, Sidoarjo. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Sejumlah ruas jalan rusak di Sidoarjo banyak beredar di media sosial, bahkan beberapa sampai menjadi viral. Seperti jalan di Jumputrejo yang ditanami pohon pisang oleh warga.

Merespons hal tersebut, Pemkab Sidoarjo langsung menerjunkan timnya ke lokasi. Material dan alat berat dikerahkan untuk melakukan perbaikan di jalan yang masuk wilayah Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono tersebut.

“Setelah kami cek di lapangan bersama-sama PDAM, Dinas Cipta Karya dan sebagainya, pohon pisang dibersihkan dan jalan sepanjang 300 meter itu langsung diperbaiki,” kata Kepala Dinas PU BMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, Rabu (10/5/2023).

Menurutnya, ada beberapa penyebab utama kerusakan jalan di Jumputrejo. Selain karena dampak proyek galian SPAM PDAM, penyebab lainnya karena drainase tidak berfungsi sehingga air hujan tidak bisa mengalir dan terjadi genangan yang menyebabkan aspal cepat rusak.

“Kami sudah cek ada saluran sebelum sisi timur jalan namun sudah tidak berfungsi. Nantinya kalau masuk dalam rencana peningkatan akan dilengkapi dengan drainase,” ujar Dwi.

Selain Jumputrejo, Pemkab Sidoarjo sudah mulai bertindak melakukan perbaikan di sejumlah jalan rusak di Kota Delta. Sedikitnya bulan ini ada 12 ruas jalan yang sedang dilakukan perbaikan dan pemeliharaan.

Antara lain ruas jalan Tebel-Gemurung, Barengkrajan-Bypass Krian, Bringinbendo-Sidodadi, Candinegoro-Terungkulon, Gamping-Wonokalang, Pekarungan-Terungwetan, Pilang-Sawocankring, Sidodadi-Kramat Jegu, Simoketawang-Simoangin-angin, Bulang-Prambon, Krembung-Bulang dan Mojoruntut-Cankring.

Tidak hanya pemeliharaan jalan, disebutkan bahwa Dinas PU juga tengah merampungkan tahapan lelang untuk sejumlah proyek jalan beton. Tahun 2023 total ada 12 ruas jalan yang bakal dibeton.

Ke 12 ruas jalan itu yakni Barangkrajan-Sidomulyo, Betro-Kalanganyar, Gedangan-Betro, Kalanganyar-Segorotambak, Kandangan-Kepadangan, Tarik-Mlirip, Wonoplintahan-Jedongcangkring, Banjarsari-Damarsih, Bakungpringgondani-Kedungbocok, Kebonagung-Kemasan, Porong-Krembung dan PG Krembung-Ngoro.

"Perbaikan atau pemeliharaan jalan rusak di sejumlah ruas kita kebut pengerjaannya. Termasuk proyek jalan beton. Mei ini sudah running perbaikan 12 ruas jalan dan Juli nanti mulai pengerjaan jalan beton," urai Dwi.

Meski demikian, diakui bahwa masih ada ruas jalan rusak yang belum masuk dalam rencana pemeliharaan tahun 2023.

"Sama halnya dengan pemeliharaan jalan. Tahun 2023 ini belum semua bisa dilakukan betonisasi, karena pengerjaannya bertahap, yang belum masuk tahun ini dilanjutkan lagi tahun 2024. Yang pasti jalan antar desa dan kecamatan pasti kami perhatikan. Target kami jalan kabupaten semuanya mulus," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved