Mirip Kisah Ibu Eny, Inilah 9 Fakta Dokter Wayan yang Tinggal di Rumah Penuh Sampah di Karanganyar

Mirip Kisah Ibu Eny, Inilah 9 Fakta Dokter Wayan yang Tinggal di Rumah Penuh Sampah di Karanganyar

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
KOLASE YOUTUBE BANG BREW TV/TRIBUN JABAR CIKWAN SUWANDI
Rumah praktek Dokter Wayan yang dipenuhi sampah 

SURYA.CO.ID - Mirip kisah Ibu Eny yang tinggal di sebuah rumah mewah terbengkalai. Kini, warganet kembali dihebohkan dengan kisah Dokter Wayan.

Dokter Wayan mendadak viral setelah diketahui tinggal di rumah besar, namun dengan kondisi tak terawat.

Bermula ketika seorang TikTokers bernama Ni Luh alias li, yang mengunggah kondisi rumah Dokter Wayan.

Kemudian konten kreator pemilik akun Youtube Bang Brew TV pun mendatangi kediaman Dokter Wayan dan disambut li.

Dari penelusuran itulah ditemukan sederet fakta Dokter Wayan yang tinggal di rumah.

Tinggal sendirian

Li mengungkapkan, Dokter Wayan tinggal di rumah yang cukup besar itu seorang diri.

Rumahnya pun tampak terlihat rumah terbengkalai.

Di depannya dipenuhi dengan pepohonan sehingga menutupi bagian depan rumah.

Li mengaku tidak memili hubungan darah dengan Dokter Wayan, akan tetapi sang ayah berteman lama dengan sang dokter.

"Papah aku tuh berteman lama sama beliau, aku juga udah kenal sama beliau dari kecil,"

"Karena Dokter Wayan tinggal sendiri jadi selalu ngecek kondisinya, papah itu takut Dokter Wayan sakit dan gak ada yang tahu gitu," kata Ii dikutip dari YouTube Bang Brew, Rabu (2/5/2023).

Berasal dari Bali

Li mengaku keluarga rutin mengecek kondisi Dokter Wayan yang sudah bertahun-tahun tinggal seorang diri.

Ada pun, latar belakang Dokter Wayan yang merupakan orang asli Bali membuatnya dekat dengan keluarga Li, termasuk sang ayah.

Ogah pangkas pohon

Ia mengatakan, pohon-pohon besar yang tumbuh di depan rumah Dokter Wayan itu sudah dari sejak lama.

Akan tetapi, Dokter Wayan tidak ingin merepotkan orang lain sehingga pohon itu dibiarkan begitu saja.

"Kayaknya gak mau dibersihin tuh karena beliau gak mau ngerepotin, kalau menurut saya sih beliau tuh kayak gak enakan lah gitu," kata Ii.

Dokter Wayan sudah dibawa keluarga

Kemudian Bang Brew mencoba masuk ke kediaman Dokter Wayan sekaligus tempat prakteknya.

Akan tetapi, saat itu Dokter Wayan sudah tidak berada di rumah tersebut karena dievakuasi keluarganya ke Bali.

Jalan menuju pintu rumah Dokter Wayan terlihat menanjak.

Masih banyak pasien

Suami Ii, Gede mengatakan, masih banyak orang yang berobat ke Dokter Wayan walau dengan kondisi rumahnya terbengkalai.

"Warga masih suka berobat karena saking percayanya, bagus jadi orang berobat," kata Gede.

Ruang berobat kumuh

Gede mengajak Bang Brew masuk ke pintu yang biasa digunakan pasien berobat ke rumah Dokter Wayan.

Pintu tersebut terlihat usang dengan lampu yang dipasangi di tengahnya.

Masuk ke bagian dalam terlihat dua buah bangku berwarna biru dan putih tempat pasien menunggu.

Ruangan tersebut terlihat gelap dan kotor, di sekelilingnya bahkan terlihat sampah berserakan.

Tempat praktek Dokter Wayan masuk ke dalam sebuah kamar di ruangan tersebut.

Banyak tumpukan sampah

Di dalam ruangan itu terlihat banyak kardus menumpuk, ada timbangan, buku catatan, peralatan medis yang semuanya dipenuhi debu.

Lantainya pun tampak kotor dengan sampah di setiap sudutnya.

Ada rak besar yang di dalamnya tersimpan berbagai macam obat-obatan yang tampak tercampur dengan peralatan medis lainnya.

Di samping rak terdapat ranjang pasien dengan seprai merah yang sudah berdebu dan kotor.

"Tapi ini masih ada pasien ya?" tanya Bang Brew.

"Masih ada, karena untuk makan Dokter Wayan itu ya dari pasien," kata Gede.

"Salut masih ada pasien yang datang untuk berobat dan percaya keahlian Dokter Wayan," ucap Bang Brew sembari kameranya mengarah ke berbagai sudut tempat praktek sang dokter.

"Karena biasanya yang masih berobat itu pasien lama," tutur Gede.

Kondisi rumah usai viral

Dari pantauan Tribun Jabar, rumahnya kini dikunjungi para konten kreator media sosial dan warga.

Terlihat halaman rumahnya pun sudah sedikit dibersihkan oleh warga dengan memangkas ranting-ranting pohon.

Tinggal sejak 1999

Menurut keterangan warga sekitar, dokter bernama lengkap I Made I Wayan Tirta itu usianya sekitar 50 tahunan.

Dia menjadi dokter yang datang di Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

"Dia dokter yang pertama datang ke sini (Karanganyar). Setahu saya kalau kata orang-orang dulunya kerja di Texmaco, pabriknya sudah bangkrut, " kata seorang warga, Warsih (58), di sekitar lokasi, Rabu (3/4/2023).

Warsih menyebutkan, Wayan tinggal di Karanganyar sejak 1999. Rumahnya tepat berada di pinggir Kantor Desa Karanganyar.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved