Selasa, 12 Mei 2026

Berita Ponorogo

Jelang Pergi Umrah, Kang Giri Mutasi Puluhan Pejabat Pemkab Ponorogo

Menjelang keberangkatannya ibadah umrah, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko kembali melakukan mutasi puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo

Tayang:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Pramita Kusumaningrum
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memutasi puluhan pejabat Pemkab Ponorogo, di rumah dinas Bupati Ponorogo, Pronggitan, Selasa (2/5/2023) malam. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko kembali melakukan mutasi. Kali ini ada 61 pejabat baik eselon 2, eselon 3 maupun struktural eselon 4 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dimutasi.

Mutasi dilakukan oleh Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko menjelang keberangkatannya ibadah umrah, Selasa (2/5/2023) malam.

Mutasi dilakukan di rumah dinas Bupati Ponorogo, Pronggitan.

Terlihat ada 6 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari 61 pejabat yang dimutasi. Enam Kepala OPD itu adalah Dewi Wuri Handayani, Harjono, Sapto Djatmiko, Joko Waskito dan Joni Widarto.

Dewi Wuri Handayani menduduki jabatan baru sebagai Asisten Administrasi Umum,setelah sebelumnya menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Harjono yang sebelumnya berposisi sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), kini menduduki jabatan baru sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.

Kini, posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ditempati oleh Joni Widarto yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Polisi Pamong Praja.

Joko Waskito menduduki posisi sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, setelah ditinggalkan oleh Joni Widarto yang dimutasi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Kemudian Henry Indrawardana menjadi Kepala DPPKB, setelah sebelumnya sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Posisi Kalaksa BPBD kini diduduki oleh Sapto Djatmiko, yang sebelumnya sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.

“Waktu yang tepat memang hari ini. Besok kalau mutasi saya kan sudah umroh. Masak bisa saya mutasi. Dan mutasi adalah hal biasa,” ujar Kang Giri sebelum berangkat umrah.

Dia menjelaskan, mutasi bukan ada faktor like and dislike. Kang Giri mengaku mempunyai alasan sendiri melakukan bongkar pasang terhadap pejabat di daerah yang dipimpin.

“Seperti Pak Henry, dia kembali ke DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana). Karena secara sejarah lama di DPPKB,” jelas Kang Giri.

“Saya tidak akan like dislike semua saya sayangi. Demi percepatan, akan kami tempatkan di tempat yang pas pada saatnya,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved