Grahadi

Berita Kota Surabaya

Berikan Anugerah Satyalancana Karya Satya Untuk 625 Guru Jatim, Khofifah : Jangan Lelah Doakan Murid

terima kasih untuk para guru, pahlawan tanpa tanda jasa yang mengabdi puluhan tahun demi mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
surya/fatimatuz zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalencana Karya Satya kepada 625 guru di Gedung Negara Grahadi, Rabu (3/5/2023). 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalencana Karya Satya kepada guru di Gedung Negara Grahadi, Rabu (3/5/2023). Total dalam sehari ini, Gubernur Khofifah menyematkan langsung Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada 625 orang guru.

Penyematan tanda kehormatan tersebut dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama digelar pada pukul 09.00 WIB, kemudian sesi kedua pukul 11.00 WIB, dan sesi terakhir digelar pukul 15.00 WIB.

Menariknya, setiap kali menyematkan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya di dada kiri guru penerima, Gubernur Khofifah selalu menyampaikan terima kasih atas dedikasinya.

"Setiap menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalencana Karya Satya di antara panjenengan terdengar atau tidak terdengar, saya membaca Bismillah,” tegas Khofifah. “Supaya kasih sayangnya Allah turun kepada panjenengan semua."

Selain teriring doa, Gubernur Khofifah juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi setiap penerima SLKS ini. Hal ini juga terkandung makna terima kasih untuk para guru, pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mengabdi puluhan tahun demi mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga berpesan agar para guru tidak pernah lelah mendoakan semua murid-muridnya. Termasuk murid-murid yang acapkali dianggap nakal. Sebab bagi Gubernur Khofifah, nakal itu sebagai pertanda anak yang akalnya tidak terbatas.

"Dari dulu saya menerjemahkan nakal itu N-Akal atau akalnya tidak terbatas. Hanya karena mungkin pintunya yang harus dibukakan dengan pintu kebaikan. Salah satu yang membukakan pintu kebaikan itu, ya panjenengan semua," imbuhnya.

Mantan Menteri Sosial RI ini melanjutkan, tak jarang ditemui murid pintar namun trouble maker di sekolah. Sudah menjadi tugas para guru untuk mendidik anak anak tersebut di sekolah sehingga mereka pintar dan berkharakter.

Salah satunya dengan mendoakan agar para murid kelak menjadi insan cerdas, bertaqwa, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

"Siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan membukakan pintu-pintu solusi, juga rizki dari pintu mana yang kita tidak duga. Bisa berupa materi, bisa juga berupa keluarga yang harmonis, anak-anak yang sholeh sholehah, baik anak kandung maupun anak didik kita,” tegasnya.

Terakhir, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas pengabdian para guru. Ia berharap pengabdian tersebut bisa menjadi amal jariyah yang tidak terputus baik di dunia hingga di akhirat.

Seperti yang diketahui sebelumnya, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 63/TK/Tahun 2022 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, ada 4.037 guru di Jawa Timur yang mendapatkan penghargaan itu.

Gubernur Khofifah pun ingin menyematkan tanda kehormatan tersebut secara langsung kepada seluruh guru penerima, sebagai bentuk rasa hormat kepada para guru. *****

Sumber: Surya
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved