Mudik Lebaran 2023
Ada 4 Angkutan Kapal Gratis Bagi Pemudik dari Kepulauan Madura ke Pelabuhan Jangkar Situbondo
Bantuan kapal bagi pemudik dari Kepulauan Sapudi, Raas dan Kalianget, yang menyeberang menuju Pelabuhan Jangkat, Situbondo.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, menurunkan empat unit kapal bantuan untuk membantu kelancaran arus balik mudik gratis dari Kepulauan, Sumenep, Madura ke Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo.
Empat unit kapan bantuan yang akan memfasilitasi masyarakat dan santri tersebut, diantaraya kapal KL Bung Tomo milik Politeknik Pelayaran Surabaya, KN Bimasakti Utama dan KN Masalembo milik Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak Surabaya dan satu kapal cadangan Sanus 115.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan RI, Capten Hendri Ginting mengatakan, pihaknya sengaja menurunkan bantuan kapal bagi pemudik dari Kepulauan Sapudi, Raas dan Kalianget, yang menyeberang menuju Pelabuhan Jangkat, Situbondo.
"Alhamdulillah saat arus balik, empat kapal yang kami sediakan penumpangnya cukup banyak," ujar Capten Hendri Ginting kepada wartawan di Pelabuhan Jangkar.
Menurutnya, dirinya tiba di Pelabuhan Jangkar dengan menaiki KL Bung Tomo bersama pemudik dari Kepulauan Sapudi.
Tujuannya, lanjutnya, tidak lain ingin memantau secara langsung pelayanan terhadap pemudik, khususnya dari kepulauan Madura menuju ke Pelabuhan Jagkar.
"Ditjen Perhubungan Laut sangat berkomitmen untuk membantu kelancaran mudik dan arus balik mudik yang menggunakan kapal laut," katanya.
Lancarnya dan keamana serta kenyamanan para pemudik ini, kata Capten Hendri, ini tidak lepas dari dukungan pemerintah setempat, TNI dan Polri, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, nahkoda kapal dan pihak-pihak terkait lainnya.
Meski demikian, lanjutnya, kedepannya pihaknya akan mengevaluasi agar bantuan kapal untuk pemudik hari Rata Idul Fitri dari pemerintah, pelayanannya semakin baik.
"Ya pasti kita evaluasi, sehingga kedepan kita dapat memberikan pelayanan lebih baik untuk masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala KSOP Panarukan, Herland Apriliyanto mengatakan, untuk arus balik H + 7 tahun 2023 ini, jumlah pemudik yang turun di Pelabuhan Jangkar mencapai sekitar 1600 orang lebih, sedangkan ditahun 2022 lalu, pemudik dari kepulauan yang turun di pelabuhan Jangkar hanya sekitar 400 orang.
"Jadi jika dibandingkan tahun lalu, tahun ini pemudik atau penumpang yang turun di pelabuhan Jangkar nail sebesar 400 persen," kata Herlan.
BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA
PT KAI Daop 8 Surabaya : Angkutan Lebaran 2023 Berjalan Lancar |
![]() |
---|
Modus Penumpang KA Nakal, Tak Miliki Tiket Sesuai Relasi Selama Musim Mudik Lebaran 2023 |
![]() |
---|
Mudik Lebaran ke Kabupaten Jember Lancar, Ini Kata Anang Hermansyah dan Ashanty |
![]() |
---|
Damri Siapkan 20 Bus Tambahan agar Semua Pemudik Terangkut di Terminal Purabaya |
![]() |
---|
Puncak Arus Mudik Lebaran 2023 Terjadi Hari Ini, Tiap Jam Ada 1.200 Mobil Keluar Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.