Ramadhan 2023

Doa Malam Lailatul Qadar 29 Ramadhan Lengkap Arab dan Terjemahan

Berikut doa malam 29 Ramadhan untuk amalan mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Canva
Ilustrasi - Doa Malam Lailatul Qadar 29 Ramadhan Lengkap Arab dan Terjemahan 

SURYA.CO.ID -  Berikut doa malam 29 Ramadhan untuk amalan mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Waktu malam Lailatul Qadar menjadi rahasia Allah SWT, di antara waktu yang diyakini sebagai malam Lailatul Qadar adalah malam-malam ganjil, seperti malam 29 Ramadhan.

Adapun malam 29 Ramadhan 1444 H jatuh mulai hari ini Rabu, 19 April 2023 setelah waktu Sholat Maghrib.

Menurut mendiang Syekh Ali Jaber, untuk mendapatkan kemuliaan malam lailatul qadar, umat Islam harus giat mencarinya dengan banyak mengerjakan amalan ibadah.

“Siapa di antara kita yang bersungguh-sungguh, berlomba-lomba pasti dapat,” kata Syekh Ali Jaber dikutip kanal YouTube Safira Madia, yang diunggah 4 Mei 2001.

Syekh Ali Jaber kemudian menerangkan amalan-amalan agar mendapat kemuliaan malam Lailatul Qadar yang bisa dikerjakan di rumah.

Seperti Sholat Tarawih, i'tikaf, qiyamul lail, tahajud, dzikir, istighfar dan membaca doa.
Seperti doa Siti Aisyah yang dicontohkan Rasulullah SAW.

“Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu anni.”

“Kalau untuk diri sendiri fa’fu anni, kalau untuk banyak orang fa’fu anna. Ini bisa jadi wirid kita di sisa-sisa bulan Ramadan,” kata Syekh Ali Jaber.

“Khususnya mulai saat buka puasa sampai terbitnya fajar, terus ucapkan kalimat ini,” tambah Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber lantas berdoa agar melalui amalan-amalan tersebut Allah SWT memaafkan dosa-dosa kita keseluruhan. Termasuk dosa-dosa di bulan Ramadan.

Doa malam 29 Ramadhan

Berikut doa yang diajarkan Rasulullah SAW pada Aisyah Radhiyallahu 'anha, untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul-'afwa, fa'fu 'anni.

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan senang memaafkan, maka maafkanlah kesalahanku." (HR. Ibnu Majah no. 3850).

Doa Hari ke 29 Ramadhan

Doa hari ke 29 Ramadhan ini dikutip dari Kitab Mafatihul Jinan, sebagai doa harian.

اَللَّهُمَّ غَشِّنِيْ فِيْهِ بِالرَّحْمَةِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ التَّوْفِيْقَ وَ الْعِصْمَةَ وَ طَهِّرْ قَلْبِيْ مِنْ غَيَاهِبِ التُّهَمَةِ يَا رَحِيْمًا بِعِبَادِهِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Allâhumma ghasysyinî fîhi birrahmati warzuqnî fîhit tawfîqa wal ‘ismata wa thahhir qalbî min ghayâhibit tuhmati yâ rahîman bi’ibâdihil mukminîn

Artinya, ”Ya Allah, lingkupilah aku di bulan ini dengan rahmat-Mu, anugrahilah aku taufik dan penjagaan-Mu. Sucikanlah hatiku dari benih-benih fitnah/kebencian, Wahai yang Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya yang beriman

Baca juga: Amalan Malam Lailatul Qadar Bagi Wanit Haid, Dikerjakan di Sepertiga Malam


Dalil Keutamaan Malam Lailatul Qadar

1. Malam Ampunan

Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه

Artinya, “Barang siapa beribadah pada malam Lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu”. (HR Al-Bukhari).

2. Mengisi Malam dengan Ibadah

Hadits riwayat ‘Aisyah radhiyallahuanha

“Ketika memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Nabi fokus beribadah, mengisi malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut ibadah,” (HR Al- Bukhari).

3. Terdapat Pada 10 Hari Terakhir Ramadhan

Nabi SAW bersabda,

الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ يَعْنِي لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلَا يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِي

"Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadhan. Bila salah seorang di antaramu merasakan lemah atau lelah, maka jangan kamu kalah dalam mencarinya pada tujuh malam terakhir (bulan Ramadhan)”. (Hadis Shahih, riwayat Muslim: 1989).

4. Menghidupkan 10 Hari Terakhir Ramadhan

Ubay bin Ka'ab r.a. berkata tentang malam Qadar:

"Demi Allah sungguh aku mengetahuinya, Syu'bah r.a. berkata, "Pengetahuanku yang paling utama adalah tentang suatu malam yang Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami untuk menghidupkannya (malam Qadar) yaitu malam tanggal dua puluh tujuh (Ramadhan)”. (Hadis Shahih, riwayat Muslim: 2000).

5. Ampunan Dosa yang Telah Lalu

Abu Hurairah r.a. meriwayatkan hadis dari Nabi SAW

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ     وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Siapa yang mengerjakan ibadah pada malam Qadar dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, dengan iman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu”. (Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 1768 dan Muslim: 1268).

6. Cari di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Waktu malam Lailatul Qadar adalah rahasia Allah SWT, namun Rasulullah SAW bersabda agar umat Muslim mencarinya pada 10 hari terakhir Ramadhan.

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ القَدْرِ في الوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الأوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ.

Artinya, “Carilah Lailatul Qadar itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari).

7. Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

“Bahhwa Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, cuaca cerah tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin, pada pagi hari matahari bersinar begitu cerah dan nampak kemerah-merahan. (HR. al Baihaqi).

8. Doa Malam Lailatul Qadar

Hadits riwayat Imam At-Tirmidzi yang artinya, “Dari sayyidah Aisyah ra, ia bercerita, ia pernah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku kedapatan menjumpai lailatul qadar, bagaimana doa yang harus kubaca?’ Rasulullah saw menjawab, ‘Bacalah, ‘Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī,’’” (HR At-Tirmidzi).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved