Berita Lamongan
Pemkab Lamongan Terus Gempur Harga Bahan Pokok, dari Pasar Murah Ramadhan Sampai Operasi Pasar
perasi pasar ini berlaku bebas untuk semua masyarakat, berbeda dengan pasar murah yang didapatkan bagi mereka yang mempunyai kupon.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Gerakan penjualan kebutuhan pokok murah yang dilakukan Pemkab Lamongan selama bulan Ramadhan ini, seperti terus menghadang tekanan kenaikan harga. Upaya menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan pangan tidak lagi lewat pasar murah saat Safari Ramadhan, tetapi akan ditambah dengan rencana menggelar operasi pasar.
Pasar murah dalam balutan Safari Ramadhan yang dipimpin Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi selama ini memang mampu mendorong inisiatif usaha dari warga setempat. Terbukti setiap pasar murah selalu diserbu pengunjung dan warga sehingga mampu mengaktifkan ekonomi lokal.
Namun upaya itu bakal diperkuat lewat operasi pasar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Operasi pasar ini berlaku bebas untuk semua masyarakat, berbeda dengan pasar murah yang bisa didapatkan bagi mereka yang mempunyai kupon.
"Kalau operasi pasar ini bisa membeli tanpa menggunakan kupon," kata Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik saat dikonfirmasi SURYA terkait operasi pasar yang akan digelar Jumat (14/4/2023) di Alun-alun Lamongan.
Menurut Anang, masyarakat bisa membeli bebas tanpa kupon. Memang beda antara pasar murah dengan operasi pasar, meski harganya sama-sama lebih murah dari harga pasaran.
Operasi pasar sifatnya bertujuan untuk menstabilkan harga dan menekan kenaikan harga pasar. Hanya berbeda dalam pelaksanaannya. "Monggo besok silakan berbelanja, tidak dibatasi dengan kupon. Besas," ujar Anang.
Selama Ramadhan, pasar murah digelar di enam titik lokasi, dan terakhir baru akan digelar di Babat, Senin (17/4/2023). Semua titik dioptimalkan dan dilaksanakan secara masif. Kalau pun ada paket yang tidak terserap karena kendala tertentu misalnya hujan, maka Disperindag masih menerima permintaan susulan.
Pasar murah diadakan tidak hanya diadakan saat Safari Ramadan, menjelang Lebaran, Hari Natal, dan Tahun Baru, tetapi juga akan diaktifkan jika terjadi gejolak yang da kaitannya dengan ketersediaan dan stabilitas harga sembako.
"Alhamdulilah semua harga bahan pokok Lamongan stabil. Pasokan juga aman sampai nanti Hari Raya. Dan harapannya masyarakat bisa tenang menikmati Hari Raya," kata Anang.
Berdasarkan data dari Disperindag Lamongan, jumlah paket sembako pasar murah pada Ramadhan kali ini meningkat dari 1.950 paket yang disebar di 5 titik pada 2022, menjadi 2.880 paket yang disebar di 6 titik di tahun 2023. Dibanderol dengan harga Rp. 90.000 untuk paket sembako lengkap dengan isi 5 KG beras, 2 KG gula, 2 liter minyak, dan 4 bungkus mie instan, lebih murah dibandingkan harga pasar.
Menurut Wakil Ketua DPRD Lamongan, Khusnul Aqib, langkah Pemkab Lamongan sangat membantu masyarakat. Ia berharap pemkab sesegera mungkin menggelar pasar murah atau operasi pasar jika ke depan ada gejolak harga. "Alhamdulillah masyarakat sangat terbantu dan respon yang didapatkan juga luar biasa, " ungkap Aqib.
Saat Safari Ramadhan di Masjid Aljihad Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Rabu (13/4/2023), diharapkan seluruh jajaran Forkopimda juga stakeholder terkait terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lamongan
Yaitu menjaga sikap gotong royong, rukun, guyub serta harmonisasi, untuk mengantarkan Lamongan menjadi lebih baik. "Kami terus berusaha agar Lamongan semakin baik, maju, berkembang, dan mampu mengatasi tantangan-tantangan yang ada. Ayo terus berupaya bersama-sama supaya Lamongan ini semakin baik," tegasnya. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pasar-murah-dan-operasi-pasar-Ramadhan-Lamongan.jpg)