Berita Tulungagung

Ada Jajanan di Grosir Makanan yang Tercemar Tikus, Dinkes Tulungagung Minta Penjualnya Lakukan Ini

Petugas Dinas Kesehatan Tulungagung menemukan jajanan yang tercemar tikus di sebuah grosir makanan, saat inspeksi mutu dan keamanan pangan

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
Petugas Dinas Kesehatan Tulungagung memperhatikan setiap detail label produk, dalam inspeksi mutu dan keamanan pangan di grosir makanan, toko modern dan retail, Senin (27/3/2023). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung menemukan jajanan yang tercemar tikus di sebuah grosir makanan, saat inspeksi mutu dan keamanan pangan, Senin (27/3/2023).

Hewan pengerat itu, memakan dua bungkus jajanan jenis stick keju dan mencemarinya dengan bulu serta kotoran.

Petugas meminta seluruh produk yang tercemar tikus untuk disingkirkan dan tidak dijual kepada konsumen.

“Makanan yang tercemar itu ada di gudang penyimpanan. Jadi program pengendalian tikusnya kurang,” ujar Kasi Kefarmasian Dinkes Tulungagung, Masduki.

Lanjut Masduki, semua sarana penjualan makanan wajib melakukan upaya pengendalian tikus.

Sebab, tikus adalah hewan yang menularkan penyakit seperti bakteri Salmonella,Leptospirosis dan Hantavirus.

Penularannya bisa melalui kotoran yang ditinggalkan tikus, yaitu bulu, air kencing dan kotorannya.

“Di grosir yang kami temukan tadi, tahun lalu bebas dari tikus. Jadi mungkin karena program pengendaliannya kurang maksimal,” sambung Masduki.

Ia mencontohkan, beberapa tahun sebelumnya, ditemukan cemaran tikus di beberapa toko oleh-oleh di sekitar stasiun Tulungagung. Namun pemiliknya melakukan upaya pengendalian dengan memasang sonar anti tikus.

Dalam waktu singkat, tikus-tikus tidak ada lagi yang masuk ke dalam toko.

“Untuk toko-toko penjual makanan, pengendalian tikus memang disarankan yang elektronik. Jadi tidak ada penggunaan bahan kimia,” tegas Masduki.

Temuan ini akan ditindaklanjuti dengan sanksi administrasi.

Toko tersebut diberi waktu satu minggu untuk membuat upaya pengendalian tikus.

Sementara produk yang tercemar tikus, serta semua kotoran yang ditinggalkannya juga harus dibersihkan.

Halaman
12
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved