Berita Mojokerto

Bupati Ikfina Minta Kepala OPD Laporkan Kinerja 3.422 ASN dan 791 P3K di Lingkungan Pemkab Mojokerto

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memerintahkan seluruh kepala OPD untuk melaporkan penilaian kinerja seluruh pegawai ASN Pemkab Mojokerto.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam kegiatan Bimtek pengelolaan kinerja ASN di ruangan Command Center, Pemkab Mojokerto, Jumat (24/3/2023). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memerintahkan seluruh kepala OPD untuk melaporkan penilaian kinerja seluruh pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara).

Laporan penilaian kinerja ini, adalah bagian dari pengawasan yang menjadi sorotan agar ASN memenuhi target harian maupun tahunan.

Hal ini ditekankan Bupati Ikfina, pada 3.422 ASN dan 791 PPPK (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) di lingkungan Pemkab Mojokerto dalam kegiatan Bimtek Kelola Kinerja ASN melalui aplikasi Sistem Unggah Hitung Data Kinerja (SUHITA) secara daring di ruangan Command Center.

"Sekarang penilaian kinerja anda tidak main-main, semua ASN, PNS maupun PPPK sudah harus jelas pegangannya, jadi benar-benar terstruktur dengan baik. Kalau ada yang berhalangan atau tidak bisa bekerja dalam bentuk harian, nanti bisa dirapel, karena sudah jelas target bulanan dan tahunannya," ucap Ikfina, Jumat (24/3/2023).

Ia mengungkapkan, kinerja ASN dapat termonitor dalam sistem manajemen kinerja yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, pembinaan dan penilaian yang terintegrasi melalui aplikasi SUHITA ini.

Berdasarkan Permenpan 6 Tahun 2022 tentang pengelolaan kinerja pegawai ASN, seluruh ASN diwajibkan membuat sasaran kinerja pegawai (SKP) secara digital.

Nantinya, SKP yang dibuat oleh ASN tersebut akan diawasi langsung oleh Kepala OPD masing-masing.

"Kalau sudah begini, maka saya akan meminta setiap kepala OPD semua untuk melaporkan unitnya masing-masing," jelasnya.

Bupati Ikfina mengimbau, seluruh ASN dapat menggunakan aplikasi SUHITA secara benar lantaran dampaknya terhadap penilaian pengelolaan manajemen ASN di Kabupaten Mojokerto.

"Jangan sampai nanti anda mengalami kerugian ketika tidak pro aktif dalam menginput semua data, kegiatan dan kinerja sesuai aplikasi yang sudah disediakan. Di sisi lain, nanti akan memberikan informasi kurang baik terkait kinerja ASN di Kabupaten Mojokerto," bebernya.

Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi SUHITA.

"Sebelum dilakukan Bimtek, BKPSDM telah melakukan sosialisasi aplikasi SUHITA pada tanggal 16, 20 dan 23 Maret 2023. Sasarannya, seluruh pejabat pengelola kepegawaian," tandasnya.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved