Kamis, 7 Mei 2026

Doa Sujud Tilawah Arab, Latin dan Arti Lengkap Tata Caranya

Berikut Bacaan Doa Sujud Tilawah lengkap tata cara mengerjakannya menurut Madzhab Asy Syafi'i.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Canva
Ilustrasi - doa sujud tilawah di dalam sholat dan di luar sholat 

SURYA.CO.ID - Berikut Bacaan Doa Sujud Tilawah lengkap tata cara mengerjakannya.

Sujud Tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajadah di dalam Al Qur'an.

Dikutip dari buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq, adapun ayat-ayat sajadah dalam Al-Qur'an terdapat pada 15 tempat di antaranya Al-A'raf ayat 206, Ar-Ra'du ayat 15, An-Nahl ayat 49, Al-Isra' ayat 107, Maryam ayat 58, Al-Hajj ayat 18, Al-Hajj ayat 77, Al-Furqan ayat 60, An-Naml ayat 25-26, As-Sajadah ayat 15, Shaad ayat 24, Fusshilat ayat 37-38, An-Najm ayat 62, Al-Insyiqaq ayat 21, dan Al-Alaq ayat 19.

Mengerjakan Sujud Tilawah hukumnya sunnah, adapun hadist yang menerangkannya sebagai berikut:

Diriwayatkan dari Nafi' dari Ibnu Umar, dia berkata, "Rasulullah membacakan kepada kami Al-Qur'an. Apabila beliau melewati ayat sajdah, maka beliau takbir, lalu sujud, dan kami pun ikut sujud." (HR. Abu Dawud, Al-Baihaqi, dan Al-Hakim. Al-Hakim berkata, "Hadits ini shahih berdasarkan syarat Bukhari-Muslim).

Bacaan Doa Sujud Tilawah

Ketika Sujud Tilawah disunnahkan membaca doa ini:

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الخَالِقِيْنَ

Sajada wajhiya lil ladzī khalaqahū wa shawwarahū wa syaqqa sam‘ahū wa basharahū bi haulihī wa quwwatihī fa tabārakallāhu ahsanul khāliqīna.

Artinya, “Diriku bersujud kepada Zat yang menciptakan dan membentuknya, membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha suci Allah, sebaik-baik pencipta,” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Tirmidzi, dan Nasa'i)

Tata Cara Sujud Tilawah

Dikutip dari buku Fikih Empat Madzhab Jilid 2, tata cara mengerjakan Sujud Tilawah menurut Madzhab Syafi'i ada dua yakno dilakukan saat sedang sholat dan di luar sholat.

1. Di Luar Sholat

Untuk sujud tilawah di luar shalat mekanismenya adalah berniat terlebih dahulu, seraya bertakbiratul ihram, lalu melakukan sujud sebanyak satu kali seperti sujud shalat, lalu duduk setelah sujud, lalu mengucapkan salam.

Dengan begitu maka dapat diambil kesimpulan bahwa rukun sujud tilawah di luar shalat menurut madzhab Asy-Syafi'i ada lima, sebagaimana disebutkan.

2. Di dalam Sholat

Sementara untuk pelaksana shalat, apabila dia membaca ayat sajdah maka tata cara untuk sujud tilawahnya adalah:

  • Membaca niat, niat ini harus dilakukan di dalam hati saja, karena jika dilafalkan dengan lisan maka shalatnya menjadi batal.
  • Bersujud satu kali seperti sujud shalat biasa.

Namun apabila orang yang shalat adalah seorang makmum, maka dia tidak perlu berniat, karena niat imam sudah cukup untuk seluruh makmumnya.

Disyaratkan untuk sujud tilawah di luar shalat, agar niat sujudnya dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram, dan disunnahkan baginya untuk mengangkat kedua tangannya saat takbiratul ihram seperti halnya ketika hendak melakukan shalat.

Apabila seseorang tidak berkehendak untuk melakukan sujud tilawah maka dia cukup dengan membaca, "Subhaanallaah, wa al-hamdulillah, wa la ilaha illallaah, wallaahu akbar, wa la haula wa la quwwata illa billaah al-aliyyi al-azhim" sebanyak empat kali, maka bacaan itu sudah cukup mewakilinya dari sujud tilawah, meskipun dia dalam keadaan suci dari hadats.

Keutamaan Sujud Tilawah

Diriwayatkan Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda,

إِذَا قَرَأَ ابْنُ آدَمَ السَّحْدَةَ اعْتَزَلَ الشَّيْطَانُ يَبْكِي يَقُولُ يَا وَيْلَهُ أُمَرَ بِالسُّجُودِ فَسَجَدَ فَلَهُ الْحَة وَأُمِرْتُ بالسُّجُودِ فَعَصَيْتُ فَلِي النَّارُ.

"Apabila Bani Adam membaca ayat sajdah lalu sujud, niscaya setan menjauh sambil menangis, dan berseru, 'Sungguh celaka, dia diperintahkan sujud (oleh Allah) lalu sujud, maka ia berhak mendapat surga; sedang aku diperintahkan sujud (kepada Adam) namun aku durhaka, maka bagianku adalah neraka."" [HR. Muslim dan Ahmad].

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved