Berita Kediri

Toko Onderdil dan Rumah Makan di Badas Kediri Terbakar, Pemilik Alami Kerugian 1,5 M

Kebakaran melanda sebuah toko onderdil dan rumah makan di kawasan Jalan Raya Jombang, Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Damkar Kabupaten Kediri
Sebuah toko onderdil dan rumah makan di Jalan Raya Jombang, Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri hangus terbakar, Selasa (14/3/2023) malam. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Kebakaran melanda sebuah toko onderdil dan rumah makan di kawasan Jalan Raya Jombang, Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Selasa (14/3/2023) tengah malam.

Kebakaran yang terjadi cukup besar hingga kobaran api terlihat dari jarak yang cukup jauh. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran bisa terjadi.

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Kediri AKP Uji Langgeng menuturkan, dua bangunan yang terbakar adalah toko Agoho Tehnik yang menjual onderdil diesel milik Balga Nugroho Tangkubolon (33) warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare dan rumah makan fried chicken Shafa milik Tedi Sampurno (42) asal Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.

"Ada tiga orang saksi yang melihat peristiwa kebakaran tersebut. Awalnya mereka melihat kepulan asap yang membumbung tinggi dan langsung berlari menghampiri lokasi kejadian. Kebakarannya cukup besar sampai api berkobar di atap gedung," AKP Uji, Rabu (15/3/2023).

Sesampainya di TKP, lanjut AKP Uji, para saksi melihat adanya api yang berkobar dari dalam toko onderdil diesel dan merembet ke luar bangunan. Mereka kemudian memberitahu pemilik toko.

Kobaran api semakin membesar dan menarik perhatian masyarakat sekitar serta pengguna jalan. Meski kondisi hampir tengah malam, warga pun berkumpul di sekitar lokasi kejadian karena besarnya kebakaran.

"Warga langsung menghubungi pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri dan petugas kepolisian. Anggota pun menuju ke lokasi untuk mengamankan TKP dan memintai keterangan saksi-saksi terkait kebakaran ini," jelas AKP Uji.

Ia mengungkapkan, api dapat dipadamkan setelah dua unit mobil Damkar membantu proses pemadaman toko onderdil dan tempat makan tersebut.

"Akhirnya, api berhasil padam sekitar pukul 01.15 WIB. Tidak ada korban jiwa. Meski begitu, korban hanya mengalami kerugian material sampai Rp 1,5 miliar," paparnya.

Terkait penyebab kebakaran, sampai saat ini pihak Polres Kediri masih terus melakukan penyelidikan.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved