Berita Lamongan

Pemkab Lamongan Ciptakan Tata Kelola Pemerintahan Berkelas Dunia, Simak Seperti Ini Caranya

Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen menciptakan tata kelola pemerintahan yang berkelas dunia, seperti ini upaya yang dilakukan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Seminar Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Agile dan Dinamis Sebagai Langkah Akselerasi Mewujudkan Birokrasi Berkelas Dunia", di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Lantai 7, Selasa (14/3/2023). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Berkomitmen menciptakan tata kelola pemerintahan yang berkelas dunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengawali dengan upaya dasar. Yakni pemberdayaan sumber daya manusia, terutama dari kalangan ASN di lingkup Pemkab Lamongan.

Menjadi bagian dari penyelenggara tata Pemerintahan Daerah, ASN memiliki tanggung jawab memberikan layanan yang handal dan berkualitas seperti tagline "ASN Bangga Melayani Bangsa".

Pemkab Lamongan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lamongan melaksanakan 4 langkah untuk menuju tata kelola pemerintah berkelas dunia.

Di antaranya mengelola kelembagaan dari struktural menjadi fungsional yang bertujuan untuk membentuk ASN lebih lincah terhadap tugasnya, menyusun kebijakan pemerintahan dengan melibatkan publik, akademisi, media dan lainnya, menerapkan budaya kerja dengan target, dan adanya pengawasan melekat baik dai internal maupun eksternal.

"Kami mulai melakukan perubahan dalam melakukan budaya kerja, yang sudah kami terapkan ialah perubahan pada SDM-nya, terutama para ASN karena merupakan bagian dari penyelenggara Pemerintahan," tutur Kepala Dinas BKPSDM Lamongan, Shodikin saat membuka seminar yang mengambil tema "Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Agile dan Dinamis Sebagai Langkah Akselerasi Mewujudkan Birokrasi Berkelas Dunia", di Aula Gadjah Mada Pemkab Lantai 7, Selasa (14/3/2023).

Diungkapkan Shodikin, 4 upaya tersebut diyakini mampu memenuhi kriteria pemerintahan berkelas dunia yakni profesional, integritas, orientasi publik, budaya pelayanan yang tinggi serta memiliki wawasan global.

Sementara itu, Dosen Ilmu Politik Universitas Brawijaya Abdul Aziz yang juga menjadi narasumber mengungkapkan, selain harus beradaptasi dengan segala perubahan yang ada, pemerintah juga harus mulai merancang pengelolaan segala sektor untuk menuju go internasional.

"Pemkab harus mulai merancang pengelolaan untuk menjadi mendunia. Seperti halnya mengelola potensi yang dimiliki jangan hanya tingkat regional, tetapi harus mulai memikirkan penjualannya mulai dari pengemasan hingga ekspornya," kata Abdul Aziz.

Abdul Aziz juga mengajak para ASN Lamongan untuk bisa melawan kultur birokrasi dari otoritarian atau feodalistik, agar bisa menjadi kultur profesionalisme atau berkinerja tinggi.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved