Berita Nganjuk
Implementasi RPJMD Nganjuk, Pengembangan Desa Kreatif dan Pariwisata Masih Terkendala SDM
Dikatakan Sri Handari, tantangan pengembangan ekonomi kreatif di Nganjuk adalah faktor sumber daya manusia di desa
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, NGANJUK - Pengembangan Desa Kreatif dan Pariwisata menjadi bagian penting dari pembangunan sektor pariwisata yang sedang disusun oleh Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan Dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk.
Karena pembangunan sektor pariwisata yang akan menjadikan Nganjuk sebagai destinasi wisata, menjadi program unggulan daerah dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2018-2023.
Kepala Disporabudpar Nganjuk, Sri Handari mengatakan, pihaknya senantiasa menjadikan berbagai masukan dan usulan dari berbagai pihak berkompeten sebagai rujukan pengembangan ekonomi kreatif di Nganjuk. Dan pihaknya optimistis dengan masa depan ekonomi kreatif di Nganjuk. Ini karena potensi ekonomi kreatif desa-desa di Nganjuk sangat besar.
"Mereka itu sangat layak dikembangkan sebagai Desa Kreatif maupun Desa Wisata berbasis Sub Sektor Ekonomi Kreatif. Di antaranya seni pertunjukan dan pertunjukan carnival yang kini menjadi unggulan Kabupaten Nganjuk," kata Sri Handari, Senin (13/3/2023).
Dikatakan Sri Handari, tantangan pengembangan ekonomi kreatif di Nganjuk adalah faktor sumber daya manusia. Baik untuk kapasitas SDM di desa, pelaku ekonomi kreatif, unsur pendukung (hexahelix) agar bisa berkolaborasi untuk mengembangkan potensi yang ada.
"Sehingga nantinya akan menjadi ikon-ikon kreatifitas yang layak dijual bagi wisatawan dan kompetitif. Dan itu perlu dukungan dari segenap unsur pendukung agar pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan dengan cepat," tandas Sri Handari.
Sementara anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, Anik Rahayu mengatakan pentingnya dukungan sosial untuk kegiatan pembangunan wisata. Dengan demikian perlu dibangun kerjasama lintas sektor di Nganjuk.
"Dengan demikian, pembangunan wisata di Nganjuk agar dapat berjalan lancar dibutuhkan fasilitasi kerjasama dan kemitraan dengan stakeholder untuk mengembangan desa wisata yang potensinya masih cukup besar," tutur Anik Rahayu. *****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/RPJMD-Unggulan-Nganjuk-lewat-desa-wisata.jpg)