Berita Situbondo

CFD Mampu Hidupkan Ratusan Pedagang, Bupati Situbondo Agendakan Car Free Night dan Pasar Ramadhan

Mantan Kadis PUPR Bondowoso ini menjelaskan, lewat Car Free Night nanti diharapkan perputaran uang setiap harinya semakin bertambah

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Bupati Situbondo, Karna Suswandi bersama Sekdakab Wawan Setiawan serta para kepala OPD melepas burung perkutut pada HUT CFD keenam di Jalan PB Sudirman, Minggu (12/3/2023). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Kegiatan keramaian di jalanan yang melibatkan masyarakat, Car Free Daya (CFD) kembali digulirkan di Kabupaten Situbondo. Meski tidak berskala besar, tetapi CFD di sepanjang Jalan PB Sudirman, Minggu (12/3/2023) itu, mulai terlihat menggairahkan perekonomian dengan munculnya banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM).

Dari penjelasan Ketua Penyelenggara CFD Situbondo, Khairdianta Priambada Kusuma, di mana dalam waktu empat jam penyelenggaraan CFD telah tercatat transaksi sampai sekitar Rp 150 juta. Karena di acara CFD itu masyarakat tidak sekadar berolahraga, jalan-jalan dan bercengkrama, tetapi juga membeli semua yang dijajakan.

"Tahun keenam CFD di Situbondo ini luar biasa, karena sampai saat ini sudah ada ratusan pedagang yang bisa berjualan. Totalnya ada 425 pedagang di sini," ujar Khairdianta usai acara jalan sehat memperingati enam tahun CFD Situbondo, Minggu (12/02/2023).

Menurutnya, setiap pekan omzet penjualan para pedagang di CFD itu mencapai sekitar Rp 150 juta. Dengan demikian, pihaknya berharap adanya dukungan dari pemerintah kabupaten, agar pertumbuhan ekonomi di Situbondo semakin naik signifikan. "Perhatian pemerintah sudah luar biasa, namun saya minta diperhatikan lagi," tukasnya.

Saat ditanya kegiatan yang bisa memacu pergerakan ekonomi ke depannya, ia mengutip arahan Bupati Situbondo agar pengurus CFD memfasilitasi kegiatan Car Free Night serta pasar Ramadhan. "Saya berharap CFD semakin berkembang serta bermamfaat bagi masyarakat Situbondo," harapnya.

Sementara Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengaku bersyukur, karena di CFD tahun keenam ini perputaran uang mencapai Rp 150 juta. "Ini artinya perputaran uang sangat bagus, sebagai upaya pertumbuhan ekonomi di Situbondo. Hanya dibuka beberapa jam saja omzetnya bisa ratusan juta, ujar Bung Karna.

Pria kelahiran Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa ini menegaskan, CFD ini harus ditumbuhkembangkan, apalagi jumlah jumlah pedagangnya sudah lebih 400 orang. Karena itu, pihaknya berinisiatif untuk mengadakan Car Free Night, sehingga para pedagang dan UMKM bisa terfasilitasi untuk terus berjualan setiap hari. "Ini kita akan buka sebagai upaya memecah keramaian yang di Alun-alun Situbondo," katanya.

Mantan Kadis PUPR Bondowoso ini menjelaskan, lewat Car Free Night nanti diharapkan perputaran uang setiap harinya semakin bertambah. "Saya harap dibuka Car Free Night bisa menjadi sarana ekonomi baru saat dipusatkan di Jalan Irian Jaya," ucapnya.

Bung Karna juga mengingatkan rencana pembukaan destinasi baru yaitu jalur Jangkar-Lembar yang diharapkan dapat menjadi pengungkit ekonomi daerah. "Harapan saya, ekonomi masyarakat semakin baik, dan perlu dukungan dan partisipasi masyarakat juga," jelas Bung Karna. ****

Sumber: Surya
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved