Doa Nisfu Syaban Setelah Baca Yasin Arab, Latin dan Terjemahan
Berikut doa malam Nisfu Syaban setelah membaca Surat Yasin 3 kali, lengkap Arab, latin dan terjemahan.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SUYRA.CO.ID - Sebagian umat Muslim biasa menyambut malam Nisfu Syaban dengan membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali dan ditutup bacaan doa.
Sekedar informasi, malam Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 14 Syaban setelah matahari tenggelam atau waktu Sholat Maghrib (malam 15 Syaban).
Menurut keputusan Kemenag RI, malam Nisfu Syaban 2023 bertepatan mulai tanggal 7 sampai 8 Maret.
Ustadz Abdul Somad dikutip dari YouTube Abi Studio menjelaskan, anjuran membaca Surat Yasin di malam Nisfu Syaban tertuang di dalam Kitab Keutamaan Nisfu Sya'ban oleh Syaikh Hasanain Muhammad Maftuh Mufti Mesir yang didaktik oleh Syekh Muhammad Najmudin Al Kurdi, cucu dari Syekh Amin Al Kurdi.
Adapun tata caranya setiap selesai membaca Surat Yasin satu kali membaca niat dan doa.
"Yang pertama, diniatkan untuk panjang umur. Kedua, niatnya untuk menolak bala (bencana). Dan, ketiga, niatnya tidak berhajat, bertumpu, dan berharap kepada manusia, tetapi hanya kepada Allah SWT," jelas Ustadz Abdul Somad dikutip dari kanal youtube Ustadz Lovers.
Sementara doa setelah membaca Surat Yasin tidak harus menggunakan bahasa Arab, bagi yang tidak bisa, boleh menggunakan bahasa Indonesia.
"Audzubillahiminasyaitonirojim.. bismillahirrohmanirrohim... Alhamdulillahirobbil alamin, washolatu wassalamu ala asrofil anbiya wal mursalin. Allohumma sholli wa sallim 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala ali sayyidina muhammad... mintalah kepada Allah," ucap Ustadz Abdul Somad.
Doa Nisfu Syaban Anjuran Ulama
Berikut doa Sayyid Utsman bin Yahya yang bisa diamalkan di malam nisfu syaban, setelah membaca Surat Yasin:
اللَهُمَّ يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ
اللَهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ
Allahumma ya dzal manni wa la yumannu ‘alaik, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thawli wal in‘am, la ilaha illa anta zhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma’manal kha’ifin.
Allahumma in kunta katabtani ‘indaka fi ummil kitabi syaqiyyan aw mahruman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullahumma fi ummil kitabi syaqawati wa hirmani waqtitara rizqi, waktubni ‘indaka sa‘idan marzuqan muwaffaqan lil khairat. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fi kitabikal munzal ‘ala lisani nabiyyikal mursal, “yamhullahu ma yasya’u wa yutsbitu, wa ‘indahu ummul kitab” wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihi wa sallama, walhamdu lillahi rabbil ‘alamin.
“Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi.Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan.
Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.
Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.
Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki.
Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pengertian-nisfu-syaban-lengkap-dalilnya.jpg)