Senin, 1 Juni 2026

Bakal Hadir Buka Layanan di Ngawi, Gojek: Misi Sosial dan Ekonomi Positif

Gojek menyatakan, membuka layanan di Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar serta Ngawi untuk bisa terus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Cak Sur
Istimewa
Setelah membuka layanan di Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar, Gojek mengkonfirmasi bakal membuka lokasi satu lagi di Ngawi pada 9 Maret mendatang. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gojek menyatakan, kebijakan membuka layanan GoRide, GoCar, GoFood, dan GoSend di Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar serta Ngawi pada 9 Maret mendatang, merupakan bagian dari misi penting.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Head of Corporate Affairs East Java, Bali and Nusra Gojek, Yondi Hartanto.

"Gojek memiliki misi untuk bisa terus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat. Oleh karena itu kami hadir di tiga daerah tersebut."

"Jadi memang ketika mengembangkan layanan, kami (Gojek) memperhatikan betul beragam hal. Mulai dari kebutuhan mobilitas masyarakat hingga turut mendukung kemajuan UMKM yang ada," ungkap Yondi saat dikonfirmasi SURYA.CO.ID, Kamis (2/3/2023).

Baca juga: Sukses Buka Layanan di Blitar dan Tulungagung, Gojek Bakal Hadir di Ngawi Pada 9 Maret 2023

Baca juga: Kabar Baik Bagi Warga Tulungagung, Layanan Gojek Sudah Bisa Dinikmati Sejak Kemarin

Baca juga: Beroperasi di Kota Blitar, Gojek Komitmen Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal

Dikatakan pula oleh Yondi, pada ketiga area baru itu, Gojek mengutamakan mitra mereka yang memiliki KTP daerah tersebut.

Adapun hingga saat ini, di Tulungagung dan Blitar pun yang bergabung menjadi mitra roda dua dan roda empat cukup disambut baik.

"Di Tulungagung telah bergabung 53 mitra roda dua dan 20 mitra roda empat, Sementara di Blitar, sudah bergabung 57 mitra roda dua dan 20 mitra roda empat dan semoga menyusul Ngawi nanti, tak kalah antusias pula," jelasnya.

Yondi menambahkan, hingga saat ini pun, untuk pembukaan pendaftaran masih akan dipertimbangkan kembali.

"Itu kami lakukan karena melihat supply dan demand dari masing-masing daerah ke depannya," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved