Selasa, 14 April 2026

Berita Kediri

Peringati Erupsi Gunung Kelud dengan Lakukan Mitigasi Bencana

Kegiatan ini dalam rangka mitigasi Gunung Api Kelud dan memperingati Erupsi Gunung Api Kelud yang ke-9.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Kawah Gunung Kelud pasca erupsi telah berisi air dengan warna hijau. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pos Pengamatan Gunung Api Kelud bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Kediri akan merumuskan strategi untuk mitigasi bencana Gunung Api Kelud.

Kegiatan ini dalam rangka mitigasi Gunung Api Kelud dan memperingati Erupsi Gunung Api Kelud yang ke-9.

Ketua FPRB Kabupaten Kediri dr Ari Purnomo menjelaskan, tujuan utama dari mitigasi untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terdampak.

Selain itu, untuk meningkatkan daya dukung lingkungan sehingga risiko bencana gunung api Kelud bisa diturunkan hingga seminimal mungkin.

Kabupaten Kediri memiliki salah satu gunung api yang paling aktif di Indonesia bahkan dunia yakni Gunung Kelud.

Hal itu menjadi salah satu ancaman konstan bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya.

Saat ini Gunung Api Kelud telah membentuk danau kawah berwarna hijau.

Keberadaan danau kawah dengan volume air yang besar berpotensi melipatgandakan risiko bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Berdasarkan pengalaman, apabila terjadi letusan dengan kondisi danau kawah penuh, akan terjadi luncuran lahar panas yang mampu mencapai jarak hingga 10 KM.

Apabila tidak diantisipasi, tidak menutup kemungkinan akibat erupsinya akan timbul korban harta dan jiwa yang tidak sedikit.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved