Berita Kota Mojokerto

Digempur Operasi Pasar Masif, Kenaikan Harga Beras di Kota Mojokerto Mengendur Rp 2.550 per KG

Ani menyebut penurunan harga beras ini tidak lepas dari upaya Diskopukmperindag yang melakukan operasi pasar secara masif

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Deddy Humana
surya/mohammad romadoni
Kepala Diskopukmperindag, Ani Wijaya memantau stabilitas harga pangan menyusul kenaikan harga beras di sejumlah pasar tradisional Kota Mojokerto, Rabu (8/2/2023). 

SURYA.CO.ID, KOTA MOJOKERTO - Pergerakan harga komoditas, khususnya beras, sempat terjadi di beberapa daerah di Jatim termasuk Kota Mojokerto. Dan pekan ini ternyata harga mulai mengalami penurunan lagi, terutama pada beras kualitas medium yang sempat naik Rp 12.000 per KG mulai turun sekitar Rp 9.450 per KG.

Hal ini terungkap dari sidak yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) di sejumlah pasar tradisional, Rabu (8/2/2023). Hasil sidak meliputi penurunan harga beras kualitas super dari Rp 14.000 per KG kini menjadi Rp 13.000 per KG.

Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan harga beras mulai berangsur turun. "Memang ada kenaikan kemarin sekitar Rp 12.000 per KG, namun hari ini sudah turun Rp 2.550 dan menjadi Rp 9.450 per KG," kata Ani.

Ani menyebut penurunan harga beras ini tidak lepas dari upaya Diskopukmperindag yang melakukan operasi pasar secara masif. Ia juga mengajak koperasi dan pedagang di sejumlah pasar tradisional Kota Mojokerto menjadi Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog.

Apalagi RPK ini dapat mendistribusikan langsung beras termasuk minyak goreng dan gula. "Kita semakin gencarkan gerakan RPK sehingga secara otomatis harga sembako menjadi stabil dan juga stoknya aman," tambahnya.

Menurut Ani, Diskopukmperindag juga menerjunkan dua petugas untuk memantau langsung fluktuasi harga sembako di sejumlah pasar tradisional di antaranya Pasar Tanjung Anyar dan Pasar Prajurit Kulon.

Hasil pengamatan itu nantinya akan diinput ke dalam aplikasi Siska Perbapo milik Pemprov Jawa Timur dan Sibapo Pemkot Mojokerto. "Jadi kita pantau semuanya setiap hari, tidak hanya sembako melalainkan juga 28 bahan pokok lainnya," ucap Ani. *****

Sumber: Surya
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved