Berita Malang Raya
Pasar Induk Among Tani Masuk Tahap Akhir Pembangunan, DPRD Kota Batu Segera Bahas Raperda
Pasar Induk Among Tani Kota Batu sudah hampir rampung dibangun dan sudah memasuki tahap hampir 90 persen jadi.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, BATU - Pasar Induk Among Tani Kota Batu sudah hampir rampung dibangun dan sudah memasuki tahap hampir 90 persen jadi.
Untuk itu DPRD Kota Batu dalam waktu dekat akan segera membahas soal Raperda revitalisasi dan tata kelola Pasar Besar Kota Batu.
Target dari DPRD Kota Batu, Raperda itu sudah wajib rampung dan diparipurnakan sebelum pasar jadi 100 persen atau sesuai target Pemkot Batu bulan Mei 2023.
“Ya, waktu dekat ini DPRD akan menggelar paripurna untuk membahas Raperda revitalisasi dan tata kelola pasar besar Kota Batu. Ini karena pembangunan Pasar Batu sudah hampir rampung,” kata Ketua Propemperda DPRD Kota Batu, M Saifudin, Kamis (2/2/2023).
Terkait isi Raperda revitalisasi dan tata kelola pasar besar, ialah membahas soal regulasi pengelolaan pasar secara menyeluruh.
Baik dari manajemen pasar sampai pengaturan lapak pedagang, sehingga dapat mengakomodir semua pedagang yang ada.
Sebaliknya, kalau dalam kurun waktu enam bulan kios tidak ditempati pedagang, maka bisa diisi orang lain.
“Seperti halnya kios digunakan gudang itu jelas tidak boleh. Baiknya gudang ada di luar pasar. Peraturan itu kami usulkan agar pasar ramai dan hidup,” ujarnya.
Selain itu soal kelembagaan, pengelolaan pasar masih dalam pembahasan, bisa menggunakan UPT, BUMD atau pihak ketiga.
“Tapi kalau Diskoperindag sanggup mengelola, kenapa tidak,” jelasnya.
Sementara itu Kepaa Diskoperindag Kota Batu Eko Suhartono menuturkan, rencananya pihaknya akan menggelar pengundian terkait kios pedagang.
Namun itu semua baru akan dilakukan setelah pembangunan pasar selesai seluruhnya.
“Pengundian pedagang akan kami lakukan setelah pihak rekanan memastikan pembangunan tuntas. Begitu juga dengan pengelolaan kami akan mengacu dari hasil Raperda Revitalisasi Dan Tata Kelola Pasar Besar Kota Batu,” tutur Eko Suhartono.
Seperti diketahui, bangunan Pasar Induk Kota Batu terdiri dari, sebanyak 1.696 kios dan total kios los 934 unit, yang terbagi lantai satu zona basah, lantai dua sebagai zona kering, dan lantai tiga zona makanan dan kuliner.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kota-Batu-yang-masih-dalam-tahap-pembangunan.jpg)