Berita Tuban

Demam Berdarah Bisa Sembuh dari Rumah, Ini Tips dari Direktur RSUD dr R Koesma Tuban

Direktur RSUD dr R Koesma Tuban, dr Moh Mashyudi, mengatakan bagi penderita demam berdarah agar tetap meningkatkan daya tahan tubuh. 

Penulis: M. Sudarsono | Editor: irwan sy
surya.co.id/m sudarsono
Ilustrasi - Pasien demam berdarah di RSUD dr R Koesma Tuban 

Berita Tuban

SURYA.co.id | TUBAN - Penyakit demam berdarah bisa mematikan jika terlambat dalam menangani. 

Lantas bagaimana tips yang tepat saat terserang penyakit demam berdarah

Direktur RSUD dr R Koesma Tuban, dr Moh Mashyudi, mengatakan bagi penderita demam berdarah agar tetap meningkatkan daya tahan tubuh. 

Partisipasi orangtua harus total, karena sebagai penyemangat untuk kesembuhan anak. 

Jadi anak yang terserang harus mau makan dan minum saat mengalami gejala demam berdarah

"Kalau mau makan dan minum, insya Allah tidak sampai masuk rumah sakit," ujarnya kepada wartawan disinggung terkait penanganan demam berdarah, Minggu (22/1/2023). 

Ia menjelaskan apabila si anak atau penderitanya tidak mau makan dan minum, maka tidak usah ambil risiko harus cepat dibawa ke puskesmas perawatan terdekat untuk dilakukan penanganan segera. 

Sebab pasien demam berdarah yang meninggal, biasanya saat dibawa ke puskesmas atau rumah sakit sudah parah atau stadium 4.

"Jadi jangan telat penanganannya, begitu tidak mau makan minum maka harus dibawa ke perawatan, karena butuh asupan melalui infus untuk meningkatkan daya tahan tubuh," pungkasnya. 

Sekadar diketahui, berdasarkan data akhir tahun 2022, angka penyakit demam berdarah di Tuban mencapai 651 kasus.

Dari jumlah tersebut, empat di antaranya meninggal dunia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved