Berita Lamongan
Cuaca Ekstrem Membahayakan Pengendara, DLH Lamongan Rajin Membabat Pepohonan di Jalan
Kegiatan ini dilakukan hampir setiap hari, dengan menyasar pohon-pohon yang rawan tumbang di lokasi yang membahayakan pengguna jalan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras serta angin kencang, kerap mengakibatkan pepohonan tumbang yang membahayakan kendaraan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan sudah dibuat sibuk selama beberapa pekan terakhir, dengan melakukan pemangkasan dan pemotongan pohon dan dahan pohon yang beresiko menimpa pemakai jalan.
Hingga saat ini, Lamongan masih dihiasi angin kencang dan hujan lebat yang mengakibatkan banyak pohon tumbang di belasan titik yang tersebar di Kota Soto itu. Penebangan digencarkan DLH untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang yang dikhawatirkan memakan korban pengguna jalan ketika melintas.
Kegiatan ini dilakukan hampir setiap hari, dengan menyasar pohon-pohon yang rawan tumbang di lokasi yang membahayakan pengguna jalan. Bahkan Sabtu (21/1/2023) sampai Minggu (22/1/2023), pemotongan pohon rawan tumbang terus berjalan.
Pemotongan itu dilakukan di sejumlah ruas jalan dalam kota di antaranya, Jalan Kusuma Bangsa, Jalan KH Dahlan, Jalan Soemargo, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, Jalan Sunan Drajat, Jalan Laras Liris dan lingkungan Telaga Bandung.
Selain pemotongan pohon yang akarnya rapuh, usia tua, dan miring, juga dilakukan pengeprasan bagian atasnya. “Betul, ada kegiatan pemotongan pohon rawan tumbang dan membahayakan pengguna jalan. Lokasinya sementara terkonsentrasi di jalan dalam kota Lamongan," kata Kepala DLH, Andhy Kurniawan kepada SURYA, Minggu (22/1/2023).
Ancaman pohon tumbang memang perlu menjadi perhatian DLh , pasalnya pada tahun 2022 lalu pohon tumbang terjadi di beberapa ruas jalan, termasuk di jalan poros kecamatan, kabupaten dan jalan provinsi. "Itu yang harus kita antisipasi agar tidan terulang dan membahayakan pengguna jalan, " katanya.
Apalagi Lamongan juga sering menjadi lokasi bencana angin puting beliung, seperti di Glagah dan beberapa kecamatan di wilayah Selatan. Perlu diketahui, pemotongan dan perempesan pohon yang menjadi kewenangan DLH dilakukan sesuai situasi dan kondisi.
"Mana yang membahayakan, itu yang kita prioritaskan untuk dipotong atau mungkin perlu dikepras saja, " pungkasnya. *****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemangkasan-belasan-pohon-di-lamongan.jpg)