Pemilu 2024

KPU Kabupaten Lamongan Segera Verifikasi Bakal Calon Anggota DPD RI 2024

Ketua KPU Kabupaten Lamongan, Mahrus Ali mengungkapkan, KPUD Lamongan menerima data surat dukungan dari KPU RI.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hanif manshuri
Ketua KPU Kabupaten Lamongan, Mahrus Ali. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Lamongan akan melakukan proses verifikasi faktual calon anggota DPD RI yang maju dalam Pemilu 2024.

Ada sebanyak 3 lebi dukungan di Lamongan yang akan dilakukan verifikasi faktual.

Ketua KPUD Lamongan, Mahrus Ali mengungkapkan, KPUD Lamongan menerima data surat dukungan dari KPU RI.

Hanya saja, untuk kapan pelaksanaan verifikasi faktual (verfak), Mahrus masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari KPU RI.

"Data dari KPU RI sudah diturunkan tapi (pelaksanaan verfak) masih menunggu juknis dari KPU RI," kata Mahrus Ali saat dikonfirmasi, Senin (9/1/2023).

Pihaknya belum bisa melihat secara detail jumlah kandidat atau calon anggota DPD RI yang akan diverfak.

Tapi, data yang akan diverifikasi sekitar 3 ribuan surat dukungan.

"Belum bisa melihat secara detail terkait calon, tapi data yang akan kita verifikasi sekitar 3000-an," ungkapnya.

Soal mekanisme verifikasi, Mahrus menyebut, mekanismenya masih sama dengan verfak parpol beberapa waktu yang lalu.

Yakni menggunakan sampling dengan metode Crich Morgan melalui aplikasi Silon DPD.

Sesuai PKPU nomor 10 tahun 2022, bakal calon anggota DPD harus memenuhi jumlah dukungan minimal pemilih dan sebaran di daerah pemilihan yang bersangkutan.

Jumlah dukungan minimal pemilih di daerah pemilihan itu meliputi provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat di dalam daftar Pemilih Tetap sampai dengan 1 juta orang harus mendapatkan dukungan paling sedikit seribu pemilih, provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat di DPT lebih dari 1 juta sampai dengan 5 juta orang harus mendapatkan dukungan paling sedikit 2 ribu pemilih.

Sementara untuk provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat didalam DPT lebih dari 5 juta sampai dengan 10 juta orang harus mendapatkan dukungan paling sedikit 3 ribu pemilih, provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat didalam DPT lebih dari 10 juta sampai dengan 15 juta orang harus mendapatkan dukungan paling sedikit 4 ribu pemilih.

"Dan provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat didalam DPT lebih dari 15 juta orang harus mendapatkan dukungan paling sedikit 5 ribu pemilih," ungkapnya.

Dukungan minimal pemilih ditingkat provinsi tersebut, jelas Mahrus, tersebar di paling sedikit 50 persen dari jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan.

"Tahapan untuk DPD hari-hari ini adalah verifikasi administrasi bakal calon anggota DPD," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved